*** Hembusan asap rokok begitu nikmat aku rasakan, seakan menyirnakan beban pikiran dengan luka yang mendalam. "Duitnya aku taru di atas meja ya say!" kata Om om pelanggan setia yang sudah terpuaskan "Oke Say, Thank you ya!" ku cium bibirnya dengan manja saat ia hendak pergi keluar kamar Kini aku terlihat liar dari biasanya. Meskipun aku masih SMA, kemampuanku sebagai pemuas hasrat lelaki tak pernah di ragukan lagi. Ku lakukan ini karena sakit akibat lelaki. Segalanya aku beri tapi aku di tinggal pergi. Aku jatuh ke jurang yang dalam, terbentur batu karang di dalam kegelapan, berenang tak pernah sampai ketepian dengan sedikit pengharapan dari sinar kebaikan. Namun apakah sedikit sinar bisa menuntutku keluar dari kegelapan?? Inilah sebuah cerita yang akan membawamu ke gerbang penasaran. Hanya dengan membaca kau akan tau jawabannya.. Thank you 'Selamat membaca'
More details