ELEGI PATAH HATI

ELEGI PATAH HATI

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 10, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Tagsjaneva
Sesekali pernah mencoba pergi tapi tetap saja ingin kembali, kamu sesekali bertahan di sini tapi tetap saja berujung pergi. Kamu sangat tenang dengan tak berperasaan dan aku di sini risau melihatmu dalam tenang kamu terus dan terus berjuang menjalani hidupmu dan aku di sini berjuang untuk jadi bagian hidupmu Tragis ternyata bukan hanya perihal berdarah, patah tulang dan sejenisnya Kenyataan tak sesuai dengan ekspektasi itu sudah lebih dari cukup untuk mewakili Pada akhirnya aku menyadari ternyata kecewalah sewajarnya dan yang namanya terluka takkan selamanya Semoga kebahagiaan akrab dan dekat denganmu karena dengan kamu bahagia sudah mewakili keinginanku yang sempat berjuang untuk jadi bagian cerita hidupmu dan dia yang beruntung menjadi bagian dari hidupmu. Ternyata pernah patah hati itu anugerah, yang harusnya bisa membuat lebih dewasa entah secara bahasa atau lebih. Subjektifitas nafsu tak jarang menggiring kita pada satu situasi dimana kesadaran dan kenyataan ternyata menyudutkan kita pada satu opini. Berdalih mencoba melupakan, maka sama saja mengasah harapan, berdalih mencoba menggantikan, justru menumpulkan kedewasaan mi empiris masing² individu. Jangan terlalu murah biar renyah, jangan terlalu dalam karena menyelam relefansinya dengan ukuran dan bukan berbicara aktifitas semu. Terlalu asik berjuang sampai lupa persiapan ketika kalah, satu hal yang melekat pada manusia "kita lebih siap bahagia". Coba sedikit membiasakan untuk menanamkan mentalitas siap ketika kalah, bukan merasa kalah karena lemah dan mengalah jadi kamuflase kelemahan. Nikmati saja sewajarnya bukan segalanya, agar bisa mempelajari bukannya memupuk mentalitas mencaci ketika ada yang pergi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Mahligai Sunyi
  • DANGEROUS [JoongDunk]
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • save me
  • almost Gafe Up
  • love's redemption
  • ༺𝐌𝐢𝐬𝐬 And Love༻

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines