We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
True Love Never Ends

True Love Never Ends

  • WpView
    Reads 663
  • WpVote
    Votes 118
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 5, 2019
WpInfo
Fanfic
NCT
Gimana rasanya kalo kamu yang selalu dideketin sama seseorang tapi kamu suka sama orang lain? Xu Yiyang Alleta. Dia suka sama cowok di sekolah barunya tapi ada cowok lain yang deketin dia. Dan saat dia udah sama cowok yang dia suka ternyata dia dipermainkan. Sakit. Itu yang dirasakan sama Yiyang. Akhirnya luka itu semakin lama jadi hilang karena sudah tergantikan dan terobati. ʕ•ﻌ•ʔʕ•ﻌ•ʔ Happy reading
All Rights Reserved
#33
yuqi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Caramel
  • Cegil Komplek [00L]
  • STAY || Kim Doyoung (END)
  • CINTA YANG NYATA
  • Silent Heart!
  • Osis In Luv✓
  • ALEXON [END]
  • If I Don't Hurt You (END)
  • GASA [end]
Caramel

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?

More details
WpActionLinkContent Guidelines