langit senja

langit senja

  • WpView
    Reads 135
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 14, 2019
Ku akui, cukup jeli mata gadis itu. Seberapa jelas ia melihat hingga ke sini. lantai tiga sebuah bangunan sekolah? pria yang baru sekali di temuinya, tapi dengan yakin menyapa. Aku hanya tersenyum. sekali lagi. meski ku tahu dia tak melihat ekpresi itu dari bawah sana. "hey, kaka kelas!" jeritnya lagi. Makin lama ia memanggilku seperti itu, ku rasa gadis ini memang tidak tahu malu. "kau kelas 2 ips"? tanyanya. Aku hanya menganggunk. Lelah rasanya, jika harus mengimbangi jerit suara itu. siapa sangka, itu suatu tahap dimana aku juga menjadi ingin tau lebih jauh siapa gadis itu, dan teriakan yang nada bisingnya masih bisa ku ingat jelas setelah kepergiannya 4 tahun lalu. "kita ada di bangunan yang sama, tapi tak mengenal satu sama lain" ujarnya lagi.
All Rights Reserved
#15
mengenang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Begitu Mengagumimu ♡ [BERES📖]
  • ARSENIO (END)
  • AILAH(END)✅
  • Nada - nada Raka (Complete)
  • East sky first love
  • YATF Reinata✓
  • Takdir Cinta yang Tersurat (TAMAT)
  • Istri yang tak di inginkan
  • Sweet RomanShit

Namaku Andinnaya Auzidni Hermiandi. Kalian bisa memanggil Ku Naya. Aku tinggal bersama ayah Dan ibuku dirumah. Untukmu yang suka menumpahkan ide ide dalam goresan gambar. Aku mengagumimu. Tidak hanya itu aku juga kagum akan setiap karyamu. Pencipta Ku lah yang mengetahui sedalam apa rasa kagumku, Dan alasan mengapa aku lebih memilih "kagum dibandingan Cinta". Di buku ini, lewat goresan kata aku menuliskannya mulai dari awal kita berjumpa hingga kita berpisah. Mungkin perjumpaan kita itu dapat terhitung, tapi kebersamaan yang kita lewati sulit untuk diperhitungkan sebab kita tak pernah mau untuk menghitungnya. Perpisahan yang kita inginkan saat itu adalah sebuah kesepakatan bersama. Karena tidak Ada perpisahan yang tidak diawali dengan perjumpaan. Maka dari itu Perjumpaan Dan perpisahan selalu berdampingan, Itu sebabnya aku tidak pernah bersedih karena cukup bagiku saat mendengar kabar bahwa kamu baik-baik saja serta masih tinggal di planet yang sama denganku. Jika nantinya kita di pertemukan kembali berarti kita berpisah hanya sementara. Dan jika memang kita tidak bertemu mungkin tidak Ada lagi waktu untuk kita kembali bersama. Tandanya Aku akan menjalani hidupku bukan denganmu. Begitupun kamu akan menjalani hidupmu dengan pilihanmu. Kamu tenang saja aku membuat ukiran kata ini bukan untuk mengundangmu pulang ataupun mengulang masa-masa kebersamaan kita, Juga bukan untuk mengingatkanmu tentang kebersamaan kita saat itu, apalagi meminta mu untuk kembali menjadi bagian dari hari-hariku, tentu tidak. aku hanya sedang menikmati rasa rindu yang pernah kita jalani saat itu. Jadi? Hanya itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines