Story cover for Gombalan  by emnur__
Gombalan
  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Aug 11, 2018
Adit: "Emma ya?"

Emma:" Kok tau? Masnya siapa ya?" Nunjuk ke arah orang nya.

Adit: "Taulah, kan kamu calon ibu dari anak-anak ku. " suhut adit sambil tersenyum manis ke arah ku

Emma: "blusssss" pipi udah kaya cabe merah berjalan tergesa-gesa hampir menumbruk orang yang sedang makan cilok di taman pada saat itu






#wassalam xD
All Rights Reserved
Sign up to add Gombalan to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 7
Suamiku Amnesia (REPOST) cover
Amin paling serius  cover
Perfection of life (GRESHAN) cover
Pasangan Aneh (END) cover
You cover
Usai Pilu | KTH ✔ cover
Happiness [End] cover

Suamiku Amnesia (REPOST)

24 parts Complete Mature

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-