We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Jour Pour Moi ✔

Jour Pour Moi ✔

  • WpView
    Reads 74,432
  • WpVote
    Votes 6,505
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 3, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Bagi Rashi, menjalani hidup seolah tengah bermain game, berusaha semaksimal mungkin untuk menang, tapi bedanya dalam hidup, ketika dia mati, dia tidak bisa mengulanginya lagi. Bagi Rashka, menjalani hidup adalah soal waktu, seberapa banyak waktu yang sudah dia habiskan bersama Rashka dan seberapa banyak waktunya yang tersisa untuk dia habiskan bersama Rashka. Ketika makna hidupnya berakhir, lantas bagaimana lagi mereka harus menjalani hidup?
All Rights Reserved
#207
sickstoryarea
WpChevronRight
Series

Hospital Series

  • 25 parts
  • Till Last Breath ✔
    22 parts
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 3A PROBLEM'S [TERBIT]
  • Joel's Wishlist [TERBIT]
  • DANADYAKSA
  • Deberìa Redirme? (End)
  • Abu (End)
  • ADARA [End]
  • 𝔎𝔢𝔫𝔫𝔞𝔫𝔡𝔯𝔞 𝔡𝔞𝔫 𝔏𝔲𝔨𝔞
  • Blue Butterflies [END]
  • Sama tapi Berbeda [END]
  • 180 Days

Ketika Jiwa dan Raga Yang Hampir Mati, Dipaksa Untuk Kembali Hidup. Kisah seorang gadis yang terkenal dengan paras wajahnya yang cantik, serta mempunyai bola mata yang sangat amat indah bagaikan bulan dikelilingi oleh kerlipan ribuan bintang. Hidupnya nyaris sempurna dari kalangan seluruh manusia dibumi. Memiliki keluarga harmonis, kakak yang sangat pengertian, dan sahabat yang selalu ingin berjuang demi kebahagiaannya. Waktu terus berjalan, dan tidak sengaja memberikannya ruang kehampaan. Dirinya hancur berantakan setelah satu persatu masalah yang mulai mendatanginya. Setiap harinya, ia terus merasakan kesakitan dan keperihan yang menyayat lukanya. Namun ternyata bukan hanya dirinya sendiri yang hancur. Dua lelaki yang selalu berusaha menjaga dan membahagiakannya juga sama berantakannya, sampai akhirnya membuat mereka bersatu untuk sama-sama berjuang. Mereka terus bertanya-tanya, kenapa harus mereka yang menanggung beban kepedihan itu?. Kenapa harus mereka yang berjuang bersamaan untuk melewati takdir yang sudah diberikan?. Dan terlepas dari itu semua, apakah mereka akan memilih untuk tetap melanjutkan hidup?. Mereka masih mencari jawaban atas semua kekejian yang datang, kebingungan untuk menentukan mana yang nyata, dan mana yang tidak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines