Pahlawan: Memori Kuno

Pahlawan: Memori Kuno

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Mga Boto 3
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Wed, Aug 22, 2018
WpInfo
Fiction
Mystery
"Jika ada hal yang menarik tentang dirimu, yaitu kau takkan pernah takut dengan apapun." Reno Hernandika selalu merasa aneh dengan dirinya. Semenjak berusia enam tahun, dia dapat melihat apa yang tak dapat dilihat oleh orang normal; roh astral, monster aneh, serta makhluk buas dan mengerikan. Saat tahun baru ajaran sekolah, kejadian supranatural tiba-tiba terjadi di sekitarnya. Orang-orang yang dikenalnya turut menjadi korban, hingga pada akhirnya, seseorang yang tidak dirinya kenal mengaku tahu segala hal tentangnya.
All Rights Reserved
#399
monster
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • The Outcast Next Generation : Heroes of Dimension
  • PERCAYA? [END]
  • Serpihan Luka
  • My Secret Guardian (Tamat)
  • LIVE WITH MY HUSBAND (TAMAT)
  • Sexy Math Teacher [End]
  • Dunia di Mana Aku Mendapatkan Kekuatan Cahaya
  • ADIKARA RESANDRA

Lima ratus tahun kemudian, di sebuah kota besar tempat bukit monument kepergian Demon Lords berada, Mereka ber enam pun berdiri memandang batu besar itu, seragam sekolah mereka semua berbeda dan menandakan mereka datang dari tempat yang berbeda, persamaan nya adalah semuanya berasal dari ras manusia, setelah lama berdiri di depan monument, mereka pun saling melihat satu sama lain sambil tersenyum dan tanpa ke enam nya sadari air mata mereka mengalir dengan sendirinya. "Loh...kenapa ini....aku menangis ? dan perasaan apa ini ?" Pikir mereka kaget sambil tersenyum dan heran karena air mata mereka keluar dengan sendirinya. Kemudian datang pasangan suami istri, datang menuju monument. Pasangan suami istri itu berteriak sambil melambai ke arah semua anak sma yang berdiri di depan monument dan ke enam anak sma yang berasal dari sekolah berlainan itu pun menoleh, mengusap air mata mereka, kemudian berbalik karena di panggil. "Papa..Mama (ke empat anak perempuan)..Ayah.. ibu (ke dua anak laki2)......." Semuanya menjawab panggilan pasangan suami istri paruh baya itu dengan serentak. "Eh...kok kalian juga jawab ?" Mereka saling bertanya satu sama lain dengan serempak. Kemudian mereka kebingungan karena masing2 dari mereka merasa baru saling bertemu hari itu. "Kok rasanya terasa akrab dengan mereka ya, padahal baru hari ini ketemu...." Pikir mereka semua dalam hati, kemudian mereka pun tersadar mereka belum mengetahui nama masing2. "Oh ya perkenalkan, nama aku......" Kata Semuanya serempak sambil tersenyum. Dan awal kisah baru pun di mulai.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman