Zainab (BLM Writing Marathon)

Zainab (BLM Writing Marathon)

  • WpView
    Reads 950
  • WpVote
    Votes 86
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 10, 2018
Setelah kepergian Ali melanjutkan studi ke Mesir, selain merasa hancur karena rencana pertunangannya yang terpaksa dibatalkan, Zainab harus menghadapi sebuah ironi kehidupan tentang sebuah perjodohan dengan laki-laki yang samasekali tidak ia cintai. "Ya Allah, mungkin hamba terlalu berharap kepada makhluk. Oleh sebab itu, Engkau timpakan kepahitan atas pengharapan hamba ini, agar hamba hanya berharap kepada Engkau!" Bulir-bulir bening menetes, membasahi pipi Zainab. ~Sedang mengikuti event BLM Writing Marathon Started 10 Agustus - 10 November 2018 . Highest Rank: #2/17 Arrahman (28 Oktober 2018) #2/33 Cinta Islam (28 Oktober 2018) #6/46 Ukhty (28 Oktober 2018) #52/1,09ribu Muslimah (28 Oktober 2018) #515/8,09ribu Romantis (28 Oktober 2018)
All Rights Reserved
#41
ukhty
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Bersamamu | √
  • Assalamu'alaikum Lauhul Mahfudz
  • This is My Future | END
  • Biarlah Takdir Yang Menentukan (Tamat )
  • Cinta Terpendam [TELAH TERBIT]
  • Izinkan Aku Menghalalkanmu [END]
  • Kata Cinta Dalam Doa [END/Tersedia Lengkap]
  • [SDRS2] HASNA | SELESAI✓
  • SABIL

HR #1 in Spiritual -Ambil yang baiknya dan buang yang buruknya- ---- "Aku tidak pernah tahu alasanmu memilihku untuk menemanimu,menjadi kekasihmu. Entah karena cinta atau hal lainnya. Yang ku tahu adalah kini kau adalah suamiku,imamku,pria shalih yang Allah hendaki untuk bersanding denganku. Aku bukanlah wanita yang sempurna namun izinkan aku mencintaimu seperti Fatimah Azzahra yang mencintai Ali bin Abi Thalib" -Aluna Ayunia Mayangsari- "Aku mencintaimu,istriku,bidadariku. Aku memilihmu bukan hanya semata-mata untuk cinta namun aku melihat agamamu,baktimu kepada orang tuamu,taatmu pada Tuhanmu. Aku memilihmu untuk menemani siang dan malamku,senang dan terpurukku,menghadap kepada Allah bersama,dan InshaAllah ke jannahNya bersama. Semoga Allah senantiasa terus meridhoi kita. Terima kasih telah bersedia menerimaku" -Devano Arkana Hendrawan-

More details
WpActionLinkContent Guidelines