Story cover for Griseo by EvilzaAurora
Griseo
  • WpView
    Membaca 928
  • WpVote
    Vote 74
  • WpPart
    Bab 3
  • WpView
    Membaca 928
  • WpVote
    Vote 74
  • WpPart
    Bab 3
Bersambung, Awal publikasi Agt 11, 2018
"DIA.BENCI.SAMA.LO!" empat kata yang diucapkan dengan penekanan disetiap katanya juga suara yang nyaris seperti teriakan hingga membuat hampir seluruh penghuni kelas menatap mereka berdua.

"terus?" dengan mata tetap menatap layar handphone cewek ini menjawab.

"KIREI ELZAMORA. lo pakek nanya? denger gue baik-baik. lo sedang dalam masalah karena uda berurusan sama makhluk berbentuk manusia seperti BOY. lo tau kan dia itu siapa? tau kan?" dengan kesabaran cewek yang satu ini menjelaskan.

"bukan urusan gue" setelah berbicara seperti itu. cewek itu pun segera beranjak dari duduknya.

"Ya Tuhan. dosa apa yang gue perbuat dibelakang hari sampek bisa pungut temen yang ke begitu?" sambil meletakkan kepalanya diatas meja cewek berambut pendek ini berbicara.

***
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Griseo ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#98tomboy
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
GHAVARI  oleh alghisty_
10 bab Bersambung
"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"
My Quuen is Bad Gril oleh ChilkySaputry
15 bab Lengkap
"Aku Jahat! Pliss Jauhin aku sebelum Jiwa Iblis ku keluar dan menghabisi kalian semua!" Teriak Seorang Gadis kepada keluarga beserta sahabat-sahabatnya Yang ada di depan nya. Mata nya memerah dan kerigat dingin bercucuran di Pelipis nya. Ada sesuatu di dalam tubuh nya bergelonjak memaksa ingin keluar. Keyra menahan hal tersebut. "Pliss Pergi" lirih nya . Tubuh nya Yang tadi nya lemas Kini Entah mengapa terasa berenergi. Mata Gadis itu berubah warna menjadi warna Merah Pekat. Kini ia terlihat sangat menakut kan. "Kenzo kenzi! Tolong bawa semua nya pergi sebelum sesuatu Yang tak terduga bakal terjadi kepada kalian semua!" Lirih nya "Tidak! Kami bukan pengecut Yang lari Karena takut Dengan kematian. Lebih Baik kita mati bersama!" Teriak Pria Yang memiliki umur Yang sama Dengan sang Gadis. "Tolong Hargai pengorbanan ku, Ingat aku dan ceritakan kisah ku kesetiap keturunan kalian semua. Jangan salah, aku selalu menjaga dan mengawasi kalian dari atas sana nanti" Lirih Gadis itu kembali "Jangan pernah merasa menyesal Karena membiarkan aku Pergi. Aku pergi Karena aku tidak ingin keturunan lain nya merasakan penderitaan seperti ku. Aku juga merasa senang karena Sebentar lagi penderitaan ku akan lenyap" Ucap nya kemudian tersenyum tulus tetapi menyiarat kan tatapan menenangkan. "Kenzo kenzi! Bawa semuanya pergi" Bentak Gadis itu. Kenzo dan kenzi terpaksa menyeret semua keluarga nya serta sahabat-sahabatnya keluar dari ruangan itu menyisakan Gadis itu sendiri. ****** Keyra Quenza sky Alexander. Nama Yang Panjang bukan? Nama Itu Gabungan antara dua Marga yaitu sky dan Alexander. Keyra adalah Gadis Polos dan Ceria. Memiliki senyuman Yang dapat memikat hati Semua Pria Yang melihat nya. Namun di balik keceriaan nya terdapat berbagai macam kisah misterius dan belum terungkap sampai keyra sendiri Yang memutuskan bagaimana kisah hidup nya seterusnya. Hidup Yang di Penuhi alur Lika liku mampu membuat kesabaran Keyra patut di uji. Silahkan membaca guys! Vote
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
GHAVARI  cover
Three Targeted Girls!! cover
SCOMPARIRE cover
With You (Completed) cover
BEDA DUNIA cover
My Quuen is Bad Gril cover
Awas Jatuh Cinta cover
COOL BOY VS BAD GIRL cover
Forever Alone (Sudah Terbit)  cover
𝐑yuna ━ Alter Ego cover

GHAVARI

10 bab Bersambung

"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"