Cinta ku terhadap pesona Alam

Cinta ku terhadap pesona Alam

  • WpView
    LECTURAS 10
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, ago 12, 2018
WpInfo
Poesía
Etiquetaspuisi
Disuatu hari, Ketika sang mentari berajak dan sangat sangat terik oleh paras dari sinarnya memberikan kehangatan dan menambahkan cinta rasa dari pesonanya. Angin yang berhembus desiran serta suara sentuhan rerumputan seakan membisikkan kalimat 'Aku menyayangi kalian maka dari itu cintai lah kami' Hal ini semakin membuat ku ingin berlama lama menikmati keteduhan walaupun panas kurasa tetapi hati merasa sangat teduh dan nyaman untuk menikmatinya Siluet dari sang mentari serta gabungan dari awan gelap dan langit biru semakin menambahkan keindahan pesona daripadanya, yang mengajak mata ini untuk tetap menikmati dan memandanginya. Walaupun saat ini banyak kerusakan alam yang oleh campur tangan manusia tetapi alam tidak pernah enggan untuk tetap besahabat dengan manusia. Oleh sebab itu aku tetap tegar dan bertahan untuk mencintai Alam ku. Mari cintai alam kita karna Alam tidak menghianati kita
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Gus Bara
  • Mentarinya Sang Rembulan (Tamat)
  • The One That Got Away
  • Roommate (SATZU) END.
  • OBSESSION - satzu (END)
  • "Maaf" di Penghujung Senja
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
  • The Velvet in Love ( Selesai )
  • Dear Diary (SaTzu) remake
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
Gus Bara

Ketika nama telah terpahat di Lauhul Mahfudz, ia menjelma sebagai ketetapan abadi sang pencipta. Sekeras apa pun jemari manusia berupaya mencerai-berai, tak akan ada kekuatan yang sanggup memisahkan, kecuali maut yang menjemput hela napas terakhir dua makhluk yang telah digariskan bersama. Namun, bagaimana jika takdir itu mengikat dua hati yang tak pernah saling menginginkan? Dua hati dipaksa bersatu dalam keheningan tanpa rasa, dimana benih-benih dilema mulai tumbuh dan perlahan menyiksa jiwa. Keadaan kian membelenggu tatkala bayang-bayang masa lalu kembali hadir berselimut dendam membara, menyusup diam-diam untuk menghancurkan ikatan yang baru saja terjalin. Dari sanalah belenggu cinta segitiga mulai menjerat tanpa akhir, membentang luas bagai samudera kelam yang sarat akan kedustaan dan pengkhianatan. Di tengah badai takdir ini, berdirilah Bara, seorang Gus muda yang terpaksa mengarungi pahitnya lautan kedustaan. Setiap duka dan pengkhianatan yang ia lalui kini menjelma menjadi tetesan air mata yang selalu menyertai di setiap untaian do'a malamnya. Akankah kisah cinta yang rumit dan penuh lara ini menemukan dermaga damainya bersama Ning Zulaikha? Ataukah mereka akan selamanya karam dalam samudra dusta?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido