Love Is You (Tamat)

Love Is You (Tamat)

  • WpView
    Reads 121,780
  • WpVote
    Votes 6,012
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadComplete Sat, Sep 21, 2019
Gadis pertama berdiri tegang melihat gadis kedua terduduk lemah di atas kursi roda. Wajah gadis kedua pucat. Ada kesakitan yang merayap di wajah gadis itu. Namun dia berusaha menyembunyikannya dengan memalingkan wajah. Gadis pertama masih shock sejak di IGD tadi dokter jaga menjelaskan bahwa kandungan gadis kedua tidak bisa dipertahankan lagi akibat perdarahan yang dialaminya. Gadis kedua hamil? Gadis kedua mengandung sebuah janin? Siapa... siapa yang melakukannya? Pertanyaan-pertanyaan itu muncul di kepala gadis pertama. Semua kebingungan dan kepanikan bercampur menjadi satu. Tidak tahu harus berkata apa. Tidak mengerti harus bertanya apa. Dia hanya diam membeku seperti orang bodoh. Tapi tatkala melihat raut wajah gadis kedua, gadis pertama tidak ingin bertanya apa-apa lagi. Apalagi ketika melihat gadis kedua menekuk perutnya karena sakit saat diminta berbaring di sebuah ranjang ginekologi, gadis pertama merasa iba. Belum hilang kebingungan mereka, pertanyaan seorang perawat malah membuat keadaan semakin menegangkan. "Di mana suaminya?" tanya perawat itu dengan suara datar. Sepertinya perawat itu sudah bisa mengira apa yang terjadi ketika ada seorang pasien yang datang bersama teman-temannya. Bukan keluarganya. Gadis pertama memandang gadis ketiga yang sedang berdiri di sudut ruangan. Gadis ketiga pun terdiam membeku tidak menjawab sepatah kata pun. Tapi matanya meredup lalu menundukkan kepalanya. Siapa suami gadis kedua? Menikah pun dia belum! Lalu sebuah suara lelaki menyentakkan mereka. Spontan mereka menoleh dan terkaget-kaget melihat siapa lelaki itu. "Saya suaminya." Bersamaan gadis pertama dan gadis ketiga melihat gadis kedua dengan ketegangan yang memuncak. Seolah menanyakan kebenaran jawaban lelaki itu. Tapi sayangnya gadis kedua memilih untuk berpaling. Lalu setetes air mata membasahi pipi gadis kedua. Melihat air mata itu, gadis pertama tidak perlu lagi bertanya. Dia sudah mengerti semuanya. Lalu tiba-tiba hatinya terasa sakit. Amat sakit.
All Rights Reserved
#3
loveisyou
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pregnant with Rebel Prince
  • The Unseen
  • Derita Istri Kedua Dosen
  • A New Beginning
  • [COMPLETED] 7 Days
  •  WARNING!!! Istriku Pikun (End)
  • Cuaca
  • OMG, i really liked him
  • Goodbye Saranghae (End)
  • 𝘖𝘯𝘭𝘺 𝘠𝘰𝘶 (END)

Siapa yang menyangka jika hidup Mira akan berubah kala dokter mengatakan jika dirinya tengah hamil. Hamil sosok bayi dan bukanlah sisa makanan yang telah dimakannya selama ini. Tidak... Tidak... Mira tidak ingin semuanya terjadi seperti ini. Hidupnya sudah sempurna dan bayi ini bukanlah salah satunya. Tidak jika bayi ini adalah hasil pemerkosaan dari pria bajingan brengsek itu. Hidupnya tidak akan setragis ini bukan ? *-*-* Dalton berdiri dari tempatnya dan hendak mendekati Amira. Pria itu mendekatkan wajahnya ke wajah Amira hendak memberikan ciuman. Sebelum akhirnya Amira meludahi wajah Dalton yang membuat pria itu menghentikan tubuhnya dan memejamkan matanya. "Kau bajingan brengsek! Kau harus tau jika aku akan mengingat hal itu sampai kapanpun" ucap Amira tajam yang membuat Dalton menegakkan tubuhnya. Pria itu mengusap ludah dari wajahnya dan menatap Amira dengan senyuman tipisnya. "Kau benar-benar wanita sialan, Amira. Tapi apapun yang kau katakan tidak akan mengubah kenyataan" Amira semakin terdiam ketika menatap senyuman di wajah Dalton semakin terlihat menyeramkan lebih dari apapun. "Dan kenyataannya kau akan terikat dengan Bajingan Brengsek ini mulai sekarang"

More details
WpActionLinkContent Guidelines