Love Is You (Tamat)

Love Is You (Tamat)

  • WpView
    Reads 122,048
  • WpVote
    Votes 6,012
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadComplete Sat, Sep 21, 2019
Gadis pertama berdiri tegang melihat gadis kedua terduduk lemah di atas kursi roda. Wajah gadis kedua pucat. Ada kesakitan yang merayap di wajah gadis itu. Namun dia berusaha menyembunyikannya dengan memalingkan wajah. Gadis pertama masih shock sejak di IGD tadi dokter jaga menjelaskan bahwa kandungan gadis kedua tidak bisa dipertahankan lagi akibat perdarahan yang dialaminya. Gadis kedua hamil? Gadis kedua mengandung sebuah janin? Siapa... siapa yang melakukannya? Pertanyaan-pertanyaan itu muncul di kepala gadis pertama. Semua kebingungan dan kepanikan bercampur menjadi satu. Tidak tahu harus berkata apa. Tidak mengerti harus bertanya apa. Dia hanya diam membeku seperti orang bodoh. Tapi tatkala melihat raut wajah gadis kedua, gadis pertama tidak ingin bertanya apa-apa lagi. Apalagi ketika melihat gadis kedua menekuk perutnya karena sakit saat diminta berbaring di sebuah ranjang ginekologi, gadis pertama merasa iba. Belum hilang kebingungan mereka, pertanyaan seorang perawat malah membuat keadaan semakin menegangkan. "Di mana suaminya?" tanya perawat itu dengan suara datar. Sepertinya perawat itu sudah bisa mengira apa yang terjadi ketika ada seorang pasien yang datang bersama teman-temannya. Bukan keluarganya. Gadis pertama memandang gadis ketiga yang sedang berdiri di sudut ruangan. Gadis ketiga pun terdiam membeku tidak menjawab sepatah kata pun. Tapi matanya meredup lalu menundukkan kepalanya. Siapa suami gadis kedua? Menikah pun dia belum! Lalu sebuah suara lelaki menyentakkan mereka. Spontan mereka menoleh dan terkaget-kaget melihat siapa lelaki itu. "Saya suaminya." Bersamaan gadis pertama dan gadis ketiga melihat gadis kedua dengan ketegangan yang memuncak. Seolah menanyakan kebenaran jawaban lelaki itu. Tapi sayangnya gadis kedua memilih untuk berpaling. Lalu setetes air mata membasahi pipi gadis kedua. Melihat air mata itu, gadis pertama tidak perlu lagi bertanya. Dia sudah mengerti semuanya. Lalu tiba-tiba hatinya terasa sakit. Amat sakit.
All Rights Reserved
#23
loveisyou
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  WARNING!!! Istriku Pikun (End)
  • Derita Istri Kedua Dosen
  • Because ILY [Completed]
  • Arsyilazka
  • Om, Ayo Nikah!
  • Cinta untukmu wanita liarku(Tamat & Lengkap)
  • [COMPLETED] 7 Days
  • When Mr. Bossy Falling In Love
  • Antara Nada dan Lensa
  • Pregnant with Rebel Prince (SELESAI)

"Keyzia???"Ajun terkejut saat mendapati Keyzia bersama seorang bayi di pangkuannya.Ajun mempercepat langkahnya menghampiri Keyzia. "Ngapain lo disini?Terus ini bayi siapa?"tanya Ajun melihat seorang bayi di pangkuan Keyzia yang sedang menangis "Gue juga ga tau,ini bayi siapa.Tapi tadi ada ibu2 nitip bayi ini sama gue.Tapi sekarang gue ga tau ibu2nya kemana!"jelas Keyzia "Cup...cup...cup....sayang kamu jangan nangis lagi ya!Lo bantuin gue dong!"sambung Keyzia "Ok,,ok.Sekarang kita cari ibu dari bayi ini.Siapa tau masih disini"Ajun dan Keyzia segera mencari ibu dari bayi yang sedang di gendong Keyzia "Itu bukan?"tanya Ajun sembari menunjuk seorang ibu2 yang sedang duduk di bawah pohon "Aduh,gue lupa.Gue ga ingat wajah tu ibu2 gimana" "Yaah,lo gimana sih?Kalo gini gimana kita bisa nemuin ibu dari bayi ini"dengus Ajun sebal "Gue kan ga ingat" "Emang dasar pikun lo,makanya ga ingat.Bentar2 lupa,bentar2 lupa"nada suara Ajun meninggi "Ya uda kalo lo ga mau bantuin gue.Gue bisa cari sendiri.Ingat ya,jangan pernah sekali lagi lo ngatain gue pikun.Ngerti lo!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines