"Untukmu, terimakasih pernah ada. dan sebagian puisi ini saya ungkapkan untuk kamu. Saya hanya berani mengungkapkan apa yang saya rasa melalui ketikan-ketikan puisi ini. Saya hanya berani memuja dirimu lewat rangkaian diksi, karena rasaku takut ditentang ilusi."
(Semoga kalian menyukainya dan aku berharap akan itu 🖤)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Hanya seorang gadis yang mampu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pemuda yang tidak pernah mendapat kasih sayang dari siapapun sebelum gadis itu muncul dalam kehidupannya.