Story cover for SAMA by daivaoct
SAMA
  • WpView
    LECTURES 6
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parties 1
  • WpView
    LECTURES 6
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parties 1
En cours d'écriture, Publié initialement août 14, 2018
Sama 
apa yang sama?
Yang sama adalah aku tetap disini di Tempat yang sama.
Dengan hati yang sama.
Untuk orang yang sama 
Meskipun tak lagi bersama.
Apa sebabnya kamu masih di tempat yang sama?
Sebabnya aku hanya menunggu dia sadar bahwa setia itu berharga dan jika dia sudah sadar dia tidak akan lupa kemana dia harus pulang.
Mengapa masih dengan hati yang sama?
Jawabanku adalah tetap sama.sekalipun dia telah mengecewakan,menyakiti dan berpaling sebelumnya.Namun hati ini tetap sama,karena hatiku merasa bahwa kecewa yg dia berikan tidak sebesar rasa sayang dan cinta seperti yang saya rasakan.
Masih untuk orang yang sama?
Tentu saja,dan dia adalah orangnya.
Sekalipun sudah tak lagi bersama?
ya,karena bagiku yang berubah hanyalah status,namun hatiku masih saja sama.Tak ada yang berbeda,rasanya tidak pernah berubah malah semakin bertambah.Aku pernah berjuang keras untuk menghilangkan rasa itu.Yang ada bukan hilang,justru malah bertambah.Sulit rasanya dan tak mudah berpindah hati sekalipun banyak sekali orang yang menghampiri lalu mengajak bersama.Hati ini seperti terkunci dan hanya untuknya.semakin aku berjuang melupakannya,Rindu ini dengan eratnya mencekik sampai aku tidak bisa mengendalikan perasaan ini,rasanya ingin sekali menemuinya memeluk etat tubuhnya,seperti kala itu kau usap lembut kepalaku dan mencium keningku lalu mengungkapkan segala rasa dan kerinduanmu.Terlebih hal yang paling tak bisa aku lupakan adalah candaanmu,candamu yg tidak dimiliki orang lain.Rasa nyaman yang kamu berikan,kamu yang begitu dewasa mampu memberikan rasa nyaman dan tau bagaimana caranya memperlakukan wanita dengan seharusnya.
Sudahlah,
Lupakan.
Untuk apa?
Semua sudah selesai.
Usai dan fana.
Untuk apa kembali mengingat.sedangkan,dia sedang sibuk mencari penggantimu.Bersabarlah ini adalah proses menuju bahagia,jadikan semua sebagai pembelajaran.Agar nanti ketika kamu kembali jatuh cinta tidak akan terlalu berlebihan.sebab apapun yang berlebihan akan menimbulkan sakit yang mendalam.
Tous Droits Réservés
Table des matières

1 chapitre

Inscrivez-vous pour ajouter SAMA à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
You're Here, But Not For Me, écrit par MyMiela
8 chapitres En cours d'écriture
Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.
Cerita Tentang Kita, écrit par Alcabylla_Cemoong
12 chapitres Terminé Contenu pour adultes
Terkadang kita tak mengerti apa yang sebenarnya di inginkan oleh hati, terkadang sebuah hal kecil dapat membuat kita tersenyum dengan tulus atau bahkan mengingatkan kita tentang sepenggal kisah yang pernah terjadi. Aku mungkin hanya orang biasa yang mempunyai banyak mimpi untuk di wujudkan tapi aku selalu percaya suatu saat hal ini akan menjadi nyata walaupun entah kapan akan terrealisasikan, hanya Tuhan yang tahu. Inilah kisahku aku akan memulainya, baca , dengarkan dan mengertilah ini kisahku tentang sebuah perjalanan perasaan yang terjadi dalam hidupku. Entah ini takdir atau hanya ujian hidup yang harus terus aku jalani. Kadang aku merasa ini begitu menyakitkan ,begitu tak adil. Kadang aku ingin marah tapi dengan siapaa? Disaat aku merasa aku tak sanggup lagi menjalaninya aku akan menangis sekeras-kerasnya agar aku bisa merasa lebih baik, tapi tentu saja hal itu hanya bersifat sementara. Ataukah aku harus lari dari kenyataan hidup yang harus aku jalani? Mungkin dengan begitu hidupku akan lebih baik, tak mungkin semudah itu teman-teman aku ini masih remaja belum punya apa-apa , jajan aja masih minta ortu. Yaahh...apapun yang terjadi kedepannya aku cuman bisa jalani. Hidup ini kan penuh dengan teka-teki dan misteri apapun yang terjadi aku harus terus belajar mensyukurinya.hanya itu yang bisa aku lakukan. Seperti menerima keadaanku sendiri . Yaa keadaanku sendiri , keadaan yang kurang baik , keadaan yang sempat membuat aku menangis sebulan lamanya, keadaan yang membuat duniaku seperti kiamat , seperti waktu berhenti berputar . Entah kenapa ini terjadi bertubi-tubi kepadaku . Yang aku tau saat itu aku jatuh dan merasa ini sudah berakhir. . . . . . . Cerita ini telah aku revisi ulang dari cerita sebelumnya yaa..karna ada beberapa yang harus aku ubah sedikit dan perbaiki karna ada kesalahan teknis. Selamat membaca guys...
Eysha Love Story', écrit par EmiYusni
12 chapitres Terminé Contenu pour adultes
Seseorang yang dulunya berasal dari keluarga terpandang dan super manja harus hidup mandiri dan memaksa nya menjadi pribadi yang lebih dewasa semenjak perceraian kedua orang tua nya.kehidupan nya jadi berubah saat dia memilih tinggal bersama ibunya.kisah cinta nya pun di mulai saat dia bekerja berawal dari rasa benci kepada si bos dan berubah menjadi kagum sayang nya rasa itu harus ia tepis demi sesuatu alasan walaupun orang yang dia cintai memiliki rasa yang sama. Hal ini datang bersama dengan seorang sahabat dekat nya meminang nya Akan kah eysa menikah dengan pujaan hati nya? atau sebaliknya dia menerima pinangan sahabat baik nya? begitu lelah menjadi asiste bhn dia, sehingga aku mengerti kenapa setiap asisten nya tidak bertahan sampai seminggu mereka langsung di pecat atau mengundurkan diri,ya dia memang tak sebaik dokter spesialis lain di situ yg paling dingin itulah dia,entah kenapa saya bisa berada di sini ini seperti mimpi buruk,tapi lama lama saya terus terhanyut dengan sikap nya pada pasien pasien yg kurang mampu,juga taat nya dia dlm beribadah..ternyata dia tidak terlalu buruk...tapi rasa cinta itu datang dengan sendirinya.ini sangat berat bagi ku karena aku tidak mungkin memiliki nya aku ingin dia tetap bersamanya membangun kembali bahtera yang pernah hancur.aku tidak mau melihat ada anak yg harus kehilangan kebahagiaan nya karena orang tuanya.walau pengorbanan ku begitu besar sehingga aku membayar nya bertahun tahun lamanya.
Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ], écrit par tiaxyl
28 chapitres En cours d'écriture Contenu pour adultes
"Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
You're Here, But Not For Me cover
Nuginara [END] cover
SELEPAS KAU PERGI (END) cover
Another Me cover
Everything Happens for a Reason cover
Aku Kamu Dan Dia cover
Cerita Tentang Kita cover
Eysha Love Story' cover
Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ] cover
False Hopes cover

You're Here, But Not For Me

8 chapitres En cours d'écriture

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.