Ujung Penantian

Ujung Penantian

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 15, 2018
Siang hari yang terik, kali pertama dua hati bertemu. Gadis bercadar yang pandai membaca Al-Qur'an serta pemuda berwajah dingin. Sering pula membuat Yusuf terpana. Yang lebih mengagumkan adalah tekad kuatnya yang tak pernah putus.
All Rights Reserved
#553
cintaislami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Halal Kita[On Going]
  • Allisa✓ [Selesai]
  • Lihat Apa Kamu?!
  • Tahajud Cinta Kayra (REVISI)
  • Screat Captain-completed
  • Who Am I? (𝐎𝐍 𝐆𝐎𝐈𝐍𝐆)
  • Tasbih untuk Talita
  • KRITERIA WANITA CANTIK
  • Janji Diujung Doa
  • Saat Aku Bersamamu (Tamat)

Aiza Chafiya Laila Jannahti. Gadis itu biasa dipanggil Aiza. Ia adalah anak pertama dari tiga bersaudara, memiliki dua adik laki-laki yang masing-masing berusia 13 tahun dan 8 tahun. Sejak kecil, Aiza dikenal sebagai anak yang lembut, taat, dan penuh tanggung jawab-terutama sebagai kakak sulung di keluarganya. Kisahnya dimulai ketika ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Fattah, sebuah pesantren yang menjadi pilihan keluarganya. Bukan tanpa alasan, keluarga pengasuh pesantren-Kyai dan Nyai-telah lama menjalin hubungan dekat dengan keluarga Aiza. Kedekatan itu membuat keputusan tersebut terasa tepat, meski tetap saja berat. Tidak mudah bagi Aiza untuk meninggalkan pesantren milik kakeknya sendiri, tempat yang sudah akrab dengan segala kenangan masa kecilnya. Lingkungan baru, aturan baru, dan orang-orang baru menjadi tantangan yang harus ia hadapi dengan hati yang lapang. Di hari-hari pertamanya di Pesantren Nurul Fattah, Aiza dipertemukan dengan tiga gadis yang kelak menjadi sahabatnya: Chika yang ceria, Ayu yang kalem, dan Rahmana yang dewasa. Bersama mereka, Aiza belajar tentang arti persahabatan, kesabaran, dan perlahan... tentang rasa yang tumbuh tanpa diminta. Di balik lantunan ayat suci dan doa-doa yang dipanjatkan setiap malam, ada kisah yang sedang Allah rangkai. Kisah tentang perjuangan, tentang menjaga hati, dan tentang cinta yang tidak hanya sekadar rasa-melainkan niat suci untuk menuju halal. Inilah awal dari perjalanan Aiza. Tentang cinta yang dijaga, tentang rindu yang ditahan, dan tentang harapan yang dipasrahkan sepenuhnya pada takdir-Nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines