Ujung Penantian

Ujung Penantian

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 15, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Siang hari yang terik, kali pertama dua hati bertemu. Gadis bercadar yang pandai membaca Al-Qur'an serta pemuda berwajah dingin. Sering pula membuat Yusuf terpana. Yang lebih mengagumkan adalah tekad kuatnya yang tak pernah putus.
All Rights Reserved
#566
cintaislami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • Screat Captain-completed
  • Tahajud Cinta Kayra (REVISI)
  • KRITERIA WANITA CANTIK
  • Together, Against all Odds (T.A.A.O) (LENGKAP)
  • Ana Uhibbuka Fillah ( TAMAT  )
  • Cerita Cinta [Completed]
  • Cinta Halal Kita[On Going]
  • Qiyamah Senja-completed
  • Lihat Apa Kamu?!

⚠️ follow sebelum baca⚠️ ⚠️No plagiat⚠️ Apakah ada seorang pria yang rela menunggu kepergian istrinya selama dua bulan, tanpa tahu pasti di mana keberadaannya, tanpa henti mencarinya meski hanya bayangnya yang tersisa? Tentu saja ada... Dia adalah Aidan Zayn Alfarizi seorang pemuda laki-laki yang tidak hanya mencintai dengan hati, tapi juga dengan ketulusan yang berlandaskan iman. Cintanya bukan cinta biasa. Ia mencintai dalam diam, dalam sabar, dan dalam doa yang tak pernah putus. "Cinta saya kepadanya, tak ada yang tahu seberapa dalam dan besarnya, kecuali lillahi ta'ala." ~Aidan Zayn Alfarizi~ ♡♡ "Itu adalah bukti dari saya. Al-Qur'an itu adalah Al-Qur'an yang pernah menemani perjuangan saya dalam menghafalnya. Saya memberikannya kepadamu sebagai bukti bahwa saya mencintaimu karena Allah. Saya ingin Al-Qur'an ini tidak hanya membawa keberkahan untuk diri saya sendiri, tetapi juga untuk wanita yang kucintai. Dan sekarang, giliranmu, gunakanlah Al-Qur'an itu untuk menemanimu dalam perjuangan menghafalnya." Kata-kata itu tak sekadar janji. Tapi juga adalah bukti bahwa cinta sejati yang membawa menuju kebaikan, bukan sekadar romansa kosong. Namun takdir berkata lain. Cinta mereka diuji. Layla Zahra Al-Farah, wanita yang dicintai Aidan, sekaligus istrinya, menghilang. Selama dua bulan, Aidan terus mencarinya. Ia tak pernah berhenti berharap, meski yang lain menyuruhnya menyerah. Akan tetapi Ia percaya, cinta yang ditanam karena Allah tak akan tumbuh sia-sia. Apakah takdir akan mempertemukan mereka kembali? Ataukah mereka harus merelakan cinta itu terkubur oleh waktu? 📖 Yuk, ikuti kisah Aidan dan Layla. Kisah tentang rindu yang tak terucap, kehilangan, dan cinta yang menuntun menuju Allah. 💗 Jangan lupa vote dan komen ya! Dukungan kalian sangat berarti untuk kelanjutan cerita ini. Jangan jadi pembaca gelap, karena satu dukungan kecil dari kalian bisa menjadi cahaya bes

More details
WpActionLinkContent Guidelines