Babysitter

Babysitter

  • WpView
    Reads 39,892
  • WpVote
    Votes 1,446
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 14, 2019
Damara baru saja di pecat, membuatnya harus mendapatkan pekerjaan baru. Tentu saja tidak mudah, bahkan sudah berkali-kali Damara melamar ke berbagai tempat, tapi ia selalu di tolak. Hingga akhirnya, ia di tawari sebuah pekerjaan, yang jauh sekali dari ekspetasinya. Jadi babysitter??? What the hell!!! Damara kaget setengah mati saat tau anak yang akan di asuhnya, lebih tua darinya. Kosakata masih acak-acakan, bahasanya gak baku. DON'T COPY MY STORY. HASIL IMAJINASI SENDIRI.
All Rights Reserved
#26
babysitter
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • We Are Destiny (NEW)
  • AMNESIAL (END)
  • Transmigrasi Jadi Istri Gendut (End) (Terbit)
  • Rewrite The Stars #MILER3 (Mini Book) (END)
  • MANJA ATAU DINGIN NIH?[END]
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Samantha
  • Love Triangle (ON GOING)

🪻DIHARAPKAN MEM-FOLLOW SEBELUM MEMBACA🪻 🪻WAD (WE ARE DESTINY)🪻 🪻UPDATE SETIAP SABTU & MINGGU🪻 🪻WAJIB VOTE + KOMEN🪻 Menemukan dan merawat bayi yang entah siapa orang tuanya bukan lah hal mudah bagi Shylena, gadis yang baru saja berusia 20 Tahun, di mana tengah sibuk-sibuknya membagi waktu part time dan juga jadwal kuliahnya hingga tidak memiliki waktu untuk quality time sepertinya kebanyakan temannya. "Arghh! kenapa jadi gini sih? ngerawat lo aja udah ribet buat gue, masa mau di tambah anak lagi!" keluh Shylena sambil mengusap air matanya dan menatap bayi berusia sekitar 7 Bulan yang tengah tersenyum kepadanya. "Ini semua gara-gara cowok brengsek itu! harusnya dari awal gue nggak usah berurusan sama dia, terus sekarang gue harus gimana?" gumam Shylena dengan putus asa mengusap perutnya yang masih datar. Tinggal mandiri di kota yang cukup jauh dari keluarganya, bekerja untuk tambahan uang saku, di tambah merawat 1 bayi saja sudah cukup membuatnya baby blues apalagi kedepannya jika anak di kandungannya itu lahir. Membayangkannya saja Shylena sudah tidak sanggup, apalagi harus mengalaminya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines