Feymars (HIATUS)

Feymars (HIATUS)

  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 11, 2018
[REVISI] Syailant Feymars takut jika rasa kagum yang dirasanya kelak akan berubah menjadi cinta kepada Davies Rayhan -kakak kelasnya- jika ia semakin larut dalam perasaan. Maka dari itu, Ia bertekad menjauh dan melupakan. Namun dengan sekali senyuman yang diterbitkan Davies diwajahnya, walaupun Feymars tahu bahwa senyuman itu bukan tertuju padanya cukup membuat tekadnya goyah dan berantakan begitu saja. Ia kemudian memilih terus saja mengagumi, namun ia juga membentengi dirinya agar tidak mendatangkan cinta. Bagaimana langkah yang diambil Fey selanjutnya? Apakah ia akan berhasil? Atau ia akan semakin tenggelam dan tak bisa melupakan Davies?
All Rights Reserved
#131
idola
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HARAPAN YANG SALAH    ( REVISI )
  • Filosofi Kaktus [Selesai]
  • Gula - Gula
  • Behind Bullying [END]
  • NAYVAN [END]
  • My Ice Senior [Complete]
  • Seperti Sedang Bermimpi [ON GOING]
  • Sweet Revenge (Completed)

Maya, seorang Siswi kelas 12 yang, diam-diam menyukai Januar selama 2 tahun. ketua kelasnya yang ramah dan selalu peduli pada teman - temannya. Setiap kali Januar membantunya dalam tugas atau sekadar menanyakan kabar, Maya merasa ada sesuatu yang spesial di antara mereka. Sikap hangat Januar membuat Maya percaya bahwa perasaan itu mungkin berbalas. Namun, perlahan Maya mulai menyadari bahwa bukan hanya dia yang merasakan hal yang sama. Banyak teman sekelasnya juga terbuai oleh perhatian Januar, membuatnya ragu apakah perasaan Januar benar - benar untuknya atau sekadar sikap alami pria itu. Hingga suatu hari, kenyataan menghantam Maya. Januar ternyata menyimpan perasaan untuk Angel, seorang teman seangkatannya. Berbeda dari dirinya yang selalu berharap, Angel tampak santai menghadapi perhatian Januar. Maya harus menghadapi kenyataan bahwa perasaannya hanyalah salah paham yang ia ciptakan sendiri. Mampukah Maya move on dari harapan yang salah? Atau perasaan itu akan terus menghantuinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines