Please, Believe Me

Please, Believe Me

  • WpView
    Leituras 923
  • WpVote
    Votos 152
  • WpPart
    Capítulos 30
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, jan 26, 2019
Mencintai seseorang bukan hanya tentang rasa ingin memiliki seutuhnya, tetapi juga tentang bagaimana menerima kenyataan dan mengikhlaskan nya. Cerita ini menceritakan suatu hubungan yang bertahan selama bertahun-tahun, dan selalu ada saja permasalahan diantara mereka. Apakah mereka bisa melewati permasalahan ini semua? Karena, rasa sayang yang berlebih terhadap keduanya, cemburu adalah pemicu masalah nya. . . . Selamat membaca luvvvvv. Jangan lupa Vote. Jangan hanya menjadi pembaca rahasia :))) Enjoooyyyyy
Todos os Direitos Reservados
#473
menyesal
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Surat tak berbalas
  • BELUM USAI | NA JAEMIN [ENDING] ✓
  • forget you
  • Di Masa Putih Abu - Abu
  • RAPUH!
  • About Time
  • Dilema
  • Cinta Tak Pernah Salah
  • only your In my heart [End]
  • Satu nama yang abadi

menceritakan tentang perjuangan seorang wanita bernama ayu yang dalam kehidupan karirnya bias dikatakan sebagai wanita karir yang sukses. Namun, sayangnya hingga usianya yang paruh bayah ia belum juga memiliki suami hingga akhirnya ia harus tinggal seorang diri dirumah almarhum orangtuanya. mengisahkan kisah hidup ayu yang dimulai dari ia diserang penyakit yang aneh yang tak seorang pun tahu apa penyakitnya itu hingga akhirnya calon suaminya pun menikah dengan wanita lain disaat ia berjuang melawan penyakitnya. Namun ia begitu susah melupakan pria tersebut walau sudah banyak lelaki yang datang padanya dan melamar pada orangtuanya namun tak satupun yang berhasil menjadi suaminya hingga akhirnya sang ayah meninggal dunia. Seluruh keluarganya menyalahkan ia atas kepergian sang ayah namun ia tetap sabar. Waktu terus berlalu hingga akhirnya usianya tak muda lagi. Ia mulai didahului oleh sang adik-adiknya untuk menikah bahkan keponakannya sendiripun sudah menikah. Waktu tak dapat ditahan akhirnya sang ibu pun meninggal dunia. Sejak kepergian ibunya ia tinggal seorang diri dirumahnya. Sejak saat itulah ia mulai merasakan getirnya hidup yang ia jalani apalagi tatkala ia sedang di uji dengan berbagai macam penyakit. Berualang kali harus dirawat dirumah sakit dan berulang kali pula pisau bedah membelah bagian tubuhnya. Keluarganya nyaris tak mempedulikannya. Walau ia hidup penuh kesuksesan dalam materi namun ia miskin kasih sayang. Tetapi ia tetap sabar dan berusaha kuat menjalani hidupnya. Ia yakin bahwa Allah sudah mempersiapkan kado yang indah untuknya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo