Triyol✔️

Triyol✔️

  • WpView
    Reads 131
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Sun, Nov 18, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
'Rasa yang hadir dalam jantung.. Merangkai sebuah nada.. Membuat semua orang terkesima.. Karena terkena panah asmara., Sesuatu yang sangat indah,, Jika semua dilalui denganmu,, Dan terasa amat pilu, Ketika meninggalkanmu,,' *Yoland Baskara Muhammad* 'Kau tak perlu memberi ribuan untaian kata untuk meyakinkanku. Kau tak perlu menjadikan dirimu orang lain untuk bisa memilikiku.. Kau hanya perlu menunjukan bahwa aku membutuhkanmu.. Sungguh hasrat ini tak mampu ku bendung,, Asa yang semakin menggelora.. Kini telah sulitku sembunyikan.. Dan Hasrat ku telah membantai habis egoku..' *Triana Armanira* "Aku mencintaimu.." tegas seorang pria yang sedang berlutut dihadapan seorang gadis "Maaf kamu siapa, saya tidak kenal kamu, lantas kenapa kamu berbicara seakan kamu itu orang yang penting untuk saya? Maaf saya gak punya banyak waktu untuk dengerin ocehan unfaedah kamu!" jawabnya seorang gadis seraya akan pergi namun ditahan.. "Apa yang harus kulakukan agar kau percaya? Apa aku harus membuat candi layaknya bandung bondowoso untuk rara jonggrang? Tapi .. Aku gak punya pasukan dedemit, bisa sengklek dong tulang gagah perkasaku buat candi sendirian. Yang lain aja ya jangan buat candi pliss.. kamu bukan rara jonggrang walaupun bodynya lebih seksi mempesonah rara jonggrang ????tapi aku tetep cintanya sama ka... Lah orangnya mana ini kenapa hilang? Woii kamu dimana babe ?? Yahh malah pergi dianya gagal lagi gagal lagi deh untung sayang huuhh.." Ada dua insan yang mempunyai sifat yang bertolak belakang dan disatukan pada garis takdir yaitu satu sekolah di SMA Nusabangsa dan yang lebih parahnya mereka ditakdirkan dalam garis benang merah. Pernikahan!!???? Mereka selalu berantem yang satu anak mami yang satu mandiri. Yang satu banyak omong yang satu males ngomong. Tapi apa jadinya jika mereka terjebak pada garis benang merah dari Tuhan yang membawa mereka pada suatu hal yang tidak terduga???. Pernikahan!! ???? Triana❤Yoland????? Ikuti terus Next Partnya bakal leb
All Rights Reserved
#11
novelwanita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • perfect house
  • Our house ᶠᵗ (97ˡⁱⁿᵉ)✔
  • ARGAN
  • GARASYA [END]
  • Psychopath & Gadis polos (Completed)
  • PROMISE
  • With You 나는 행복하다
  • BABAK TERAKHIR

(SELESAI REVISI, SEDIKIT BERUBAH CERITA ALURNYA. CERITA SUDAH SELESAI DAN LENGKAP. HANYA DI POST DI WATTPAD) ❗❗❗ Cerita ini membuat diabetes. Dan ini cerita ringan. Author membuatnya karena ingin cerita yang manis ❗❗❗ --- "Kalau begitu, Anda bisa bantu saya," kata Arjuna, suaranya tenang namun penuh tekanan. "Apa?" tanya Yena pelan. "Anda... jadi istri saya." "Hah?" Yena nyaris berbisik. Jantungnya berdetak cepat, kepalanya terasa pening. Apa dia tidak salah dengar? Seorang Arjuna, duda beranak satu, adik angkat dari sahabat ayahnya-Reyvan dan Rezka-serta om angkat dari pacarnya sendiri, Alvano, meminta dirinya menikah? Gila. Pria ini sudah gila. Yena ingin tertawa, tapi tenggorokannya kering. Anak Arjuna bahkan hampir sebaya dengannya. Dan yang lebih parah, dia sudah punya pacar-Alvano. Dia mengumpat dalam hati. Seandainya saja hari itu dia tidak membuka pintu ruang dosen secara sembrono dan melihat dosennya itu dalam kondisi-sial-telanjang bulat, mungkin dia tidak akan berada dalam situasi ini. Terjebak. Arjuna semakin mendekat, mengikis jarak di antara mereka. "Bagaimana, Bu Yena?" suara Arjuna terdengar tenang, tapi ada sesuatu yang mengintimidasi di baliknya. "Apakah Anda bersedia membantu saya? Atau..." Dia menggantungkan kalimatnya, matanya menatap tajam. "Saya tidak akan membiarkan Anda keluar." Yena menggigit bibir. "Itu kan salah Anda sendiri," ucapnya, suaranya sedikit parau. "Anda yang tidak mengunci pintu kalau Anda mau... seperti itu." Wajah Arjuna tetap datar, tapi ada sesuatu di dalam matanya yang sulit Yena pahami. Pria itu semakin mendekat. Jarak mereka nyaris tidak ada. Tangan Arjuna terangkat, jari-jarinya yang besar meraih dagu Yena dengan lembut namun kuat, memaksanya menatap pria itu. "Kalau Anda tidak mau," bisik Arjuna, "mulai saat ini hidup Anda akan berbeda, Bu Yena." Yena menelan ludah. "Apa maksud Pak Juna?" tanyanya, suaranya sedikit bergetar. Arjuna tersenyum. Senyum yang membuat Yena... menahan napa

More details
WpActionLinkContent Guidelines