We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Bait Terpendam

Bait Terpendam

  • WpView
    Reads 673
  • WpVote
    Votes 92
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 16, 2018
WpInfo
Poetry
Ketika rasa tak bisa diungkapkan dengan suara, Maka biarlah ku himpun dalam baris aksara, Ketika rasa tak bisa lagi kutuangkan, Karena sang waktu tak memberi kesempatan, Maka biarlah hanya terbesit, Lewat sepenggal bait demi bait. m.w. Bolehkah aku meminta jejak kalian jika membaca ini ? Terimakasih:)
All Rights Reserved
#194
puisiindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Umbrella and Rain
  • Dibalik Diam.
  • Aku (Selesai)
  • ABSURD QUOTES I
  • Senja Di Pesantren
  • Diam
  • About You Dandelion
  • RUMPANG RAMPUNG
  • Rindu Tanpa Lafaz

Merindulah jika hati tak sanggup untuk berjauh, merindulah sampai hatimu menggebu ingin memanggil namaku. kau pantas merindu untuk hal-hal yang kau anggap peneduh. kau bisa saja pergi, kau bisa saja kembali itu terserah kepututusanmu. tapi rindu akan utuh dalam benakmu yg selalu sendu. "kita hitam dan putih tah seharusnya menyatu,pergilah cari warna yg bisa kau satukan"-kamu❤ Sedikit kata yang kurangkai dan kudedikasikan untuk seseorang yang pernah menetap bertahun-tahun lamanya, serta pergi tanpa di minta dan menyakiti tanpa diduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines