ALL ABOUT RIFAN

ALL ABOUT RIFAN

  • WpView
    Reads 545
  • WpVote
    Votes 75
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 26, 2018
Rifan adalah semestaku. Setidaknya itulah yang kusadari saat semua hal yang kupikirkan hanya tentang dia. Sampai pada satu titik aku lupa. Untuk apa kulakukan semua itu. Karena pada akhirnya cinta pertama hanya menyisakan luka.
All Rights Reserved
#479
friend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rifaldino (PREQUEL IPA & IPS) [TAMAT]
  • HEART
  • Dia Datang,., [END]
  • Tak Berarti (SLOW UPDATE)
  • Saat Aku Melihatmu
  • Terlambat [COMPLETED]
  • CRUSH [END]
  • Prestige Or Love? [END]
  • Prestige

SUDAH TAMAT & PART MASIH LENGKAP [FOLLOW DULU SEBELUM BACA, PRIVATE ACAK] ✨ Perasaan yang tak pernah berjalan searah ✨ "Gue minta sama lo buat berhenti ngejar-ngejar Aldino kaya gitu, jangan nyakitin diri sendiri!" Pekik Rifqi. "Tolong jangan halangin gue buat ngelakuin apa yang gue suka, gue gak peduli dia bakal suka balik sama gue atau nggak. Cinta itu gak selamanya harus saling memiliki!" balas Rifa. *** Rifa Aprillia, gadis yang sangat beruntung karena disukai oleh semua orang di sekolah. Dia juga bersahabat dengan Rifqi Attila Pratama dari kecil, the most wanted boy di International High. Bisa dibilang, hidup Rifa dipenuhi kasih sayang meskipun dia tidak punya seseorang yang bisa dia panggil 'sayang'. Namun ternyata ada satu orang yang sangat membencinya, Aldino Mahendra. Lelaki itu terlalu dingin untuk Rifa yang sudah terbiasa diberi kehangatan oleh orang-orang disekitarnya. Rifa tetap nekat untuk mendekatinya meskipun dia tahu semua tindakannya ini hanya akan mengantarnya pada patah hati. Misi pertama yang akan Rifa jalankan untuk mendekati Aldino adalah dengan menjadi calon wakil ketua OSISnya. Copyright 2021© by chachaii_

More details
WpActionLinkContent Guidelines