KEKASIH IDAMAN

KEKASIH IDAMAN

  • WpView
    Reads 295
  • WpVote
    Stimmen 7
  • WpPart
    Teile 7
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Dez. 5, 2018
WpInfo
Belletristik
Romantik
Aku tidak tau sejak kapan rasa dihati ini mulai tumbuh bak bunga yg sedang mekarnya dan enggan untuk layu. ya,aku mulai mencintainya mulai mengagumi setiap sisi dalam dirinya,dan pastinya atas seizin ALLAH SWT. Terkadang pikiran buruk selalu saja menghantui diriku. Apa aku pantas untuknya? Apa sepadan jika aku bersanding dengan dirinya kelak? Kebaikan budi dan kelembutan hati yg berbanding terbalik dengan diriku. Tiada henti kalimat itu terngiang ditelingaku,membuat lemah hati yg awalnya membara namun padam seketika. Aku mulai menjelajahi setiap sisi dalam diriku,sama sekali tidak sesuai dengan kriteria ideal baginya. Apa ini awal dari perjuangan cintaku? BISMILLAH. Aku mencintai hamba yg kau cintai ya Rabb.. ----
Alle Rechte vorbehalten
#17
remajamasakini
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Pardon me, Handsome!
  • MAHABBAH [SELESAI]
  • Semesta Untuk Fatih [END] TERBIT✔️
  • My Heart is Calling You✓
  • Alhamdulillah Berjodoh
  • Hijrahku berujung Pernikahan
  • Eysha Love Story'
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Cinta Neng Zulfa
  • L.O.S.T Don't Know How to Love

Oke, dari mana kita mulai kisah gue yang satu ini? Hmm.. mungkin dari.. Pada suatu hari. Ah, tunggu! Basi banget awalnya dan gue lagi nggak bikin kisah ribuan tahun lalu. So, mari kita cari kalimat lain yang lebih kekinian, 'kay? Atau gini aja deh. Elo pernah ngerasain yang namanya jatuh cinta? OH, jangan gue tanya begitu ya. Semua orang pernah merasakannya. Am I right? Dan di sinilah gue yang sedang jatuh kepada cinta, kalau menatap seorang cowok dengan perasaan berdesir bisa dibilang jatuh cinta sih. Gue emang tolol dengan menyebut diri gue sendiri sebagai pacar seorang cowok yang kerennya ngelebihin Al Ghazali, dalam khayalan gue maksudnya. Gue bisa bilang kalau cerita gue kali ini banyak galau, seneng, sedih, marah, dan perasaan apapun lah. So, selamat membaca cerita gue!

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien