Dialogue

Dialogue

  • WpView
    Reads 1,714
  • WpVote
    Votes 206
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 7, 2020
New story! DIALOGUE. Dia - Lo - Gue. Yang sakit tersenyumlah. Yang bahagia tertawalah. Pertemuan menjadi awal kisah ini. Dan cinta tinggal tunggu kapan dia datang. Cerita ini ditulis untuk mengenang masa masa indah dan sakit yang terlewat begitu saja. Berharap kalian dapat merasakannya walau hanya sekedar kata kata. Dan sebuah ceritakan tentang 2 buah hati yang bingung kemana akan mereka singgahkan cintanya. Aku harap ini cerita yang kalian cari. Yang kalian tunggu kedatangannya. Walau tak banyak aku memberikannya. ~●~●~●~
All Rights Reserved
#856
playboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • Yang Dicari
  • Dear Diary
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • DEVIAN [END]
  • Hi ALANO
  • Kelas A [End]
  • My Friend and My Bestfriend
  • Jejak Waktu [Complete]

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines