Story cover for Aksioma by cappuc_cino
Aksioma
  • WpView
    Membaca 2,911,750
  • WpVote
    Vote 195,326
  • WpPart
    Bab 30
  • WpView
    Membaca 2,911,750
  • WpVote
    Vote 195,326
  • WpPart
    Bab 30
Bersambung, Awal publikasi Agt 16, 2018
-Shafay Nataya-
Akas? Cowok yang mirip patung itu? Nggak pernah senyum dia. Nggak ngerti, deh. Mungkin kalau dia senyum, mukanya bakal retak-retak kayak tanah musim kemarau nggak kesiram air. Suka bikin orang yang ngajak dia ngobrol salah tingkah. Soalnya  cuma ada dua jenis respons dari dia: kalau nggak marah-marah, ya diem. Ngeselin.

-Akas Nareshwara-
Shafay? Yang berisik itu?

#8 in Teenfiction 30 November 2018
#5 in Teenlit 16 Desember 2018

12/09/18 s.d 09/01/19
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Aksioma ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#82komediromantis
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
ASSALAMUALAIKUM ZAUJI cover
My Boyfriend Is A BadBoy [END] cover
Aksara [VERSI PDF FULL] cover
Crazy Seniority 2 [Completed] cover
Love & Patience √ cover
Kisah Aksal si Casa(NO)va [SELESAI] cover
DOSEN or PACAR  [Selesai] cover
Letha cover
BEFUDDLES (SELESAI) cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover

ASSALAMUALAIKUM ZAUJI

28 bab Lengkap Dewasa

Follow dulu sebelum baca!! . . Jangan jadi pembaca gelap! . . Berawal dari pertemuan tak sengaja di salah satu instansi perusahaan di Jawa Timur. Izzaana Shabirah Zalsabila, sering dipanggil Aca. Gadis manis yang memiliki sejuta keunikan dalam dirinya. Sedikit bicara, lebih menyukai sepi juga sendiri. Bahkan ketika libur kerja tiba, dia hanya bergulat di kasur kesayangannya. Bukan malas, memang tidak ada hal yang harus dikerjakan. Untuk sekedar keluar rumah pun harus mengumpulkan niat yang cukup. Harus berdandan, ganti baju, bahkan mengeluarkan sepedah dari garasi. Melelahkan sekali, bukan? Seketika kehidupannya berubah, sejak awal pertemuannya dengan lelaki yang dipuja banyak wanita. Siapa lagi dia kalau bukan Muhammad Abidzar Zayan ar-Raafiq. Lelaki tampan dengan sejuta pesonanya. Wibawanya, ketampanan parasnya, juga ketaatannya pada agama yang dianutnya. Hingga tak sedikit yang memanggilnya pak ustadz, Maa syaa Allah. "Gimana mbak produknya banyak yang jelek." "Nggak papa mas, namanya juga masih baru. Samean tenangno dulu hatine samean sama banyak-banyak shalawat biar produknya bagus, cacatnya dikit." "Tenang aku mbak kalo deket samean." Boommm.. malu kini yang dirasa. Jika saja Aca tidak memakai masker, terpampang jelas sudah wajah merah bak kepiting rebus itu. Lanjut?