Story cover for KESEHARIAN SEMUT GENDUT by FahmiMuttaqin8
KESEHARIAN SEMUT GENDUT
  • WpView
    Reads 468
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 18
Sign up to add KESEHARIAN SEMUT GENDUT to your library and receive updates
or
#688sastra
Content Guidelines
You may also like
R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT) by veaaprilia
33 parts Complete
The Winners Wattys2018 Catergories The Contemporaries Based On True Story Terinspirasi dari sebuah kisah nyata yang saya ceritakan kembali dengan sudut pandang penulis. Nama tokoh dan tempat kejadian disamarkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. **** Bagaimana jika suatu kepercayaan dan kesetiaan dikhianati oleh dua orang yang sangat kamu cintai? Tidak ada kata lain selain ikhlas dan sabar dalam menghadapinya. Nasi sudah menjadi bubur, apa yang telah terjadi tidak bisa diubah kembali dan waktupun tidak bisa diputar kembali. Andaikan waktu bisa diputar ulang maka tidak akan pernah ada kata penyesalan. Hari menjelang pernikahan yang biasanya ramai dengan canda tawa serta senyum kebahagiaan, harus rela berganti dengan tangisan memilukan serta penyesalan seumur hidup. Ketika menjelang hari di mana Sekar akan melaksanakan Ijab Qabul pernikahannya. Dia dikejutkan dengan teriakkan sang ibu ketika mendapati kakak perempuannya-Kasih, yang telah bersimbah darah karena memotong urat nadi pergelangan tangannya sendiri. Selanjutnya dia dikejutkan kembali dengan kenyataan bahwa kakak perempuannya tengah hamil. Dan yang paling membuat Sekar terpukul, ketika mengetahui ayah dari bayi tersebut, tidak lain adalah calon suaminya sendiri-Dimas Aditya. Ucapan bahagia berubah menjadi bisik-bisik menjijikkan serta tatapan kasihan yang diberikan oleh sanak saudara serta para tetangga pada Sekar. Malu. Tentu saja Sekar malu, kecewa bahkan marah. Tetapi haruskah dia marah bila melihat wajah kedua orang tuanya yang telah lebih malu. Belum lagi dengan gunjingan dari kerabat dan tetangga tentang Kasih yang tega merebut calon suami adiknya sendiri. Bagaimana Sekar bisa menghadapi semuanya? Bisakah kata ikhlas dan sabar mengobati luka hatinya? Based On True Story ----- Copyright © November 2016 | Vea Aprilia | All Rights Reservered Dont copy-paste my Story.
Bertumpu by tintanadaJE
11 parts Ongoing
Diterjang ombak, keluarga ini terpisah. Ingatan hilang, luka menganga. Di tengah perjuangan menemukan kepingan masa lalu, mampukah cinta keluarga menjadi pengikat yang membawa mereka pulang? "𝘒𝘢𝘥𝘢𝘯𝘨, 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘳𝘢𝘱𝘢 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘪𝘬𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳𝘨𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘫𝘢𝘥𝘪" "𝘐𝘬𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳𝘨𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘬𝘶𝘢𝘵, 𝘮𝘦𝘴𝘬𝘪 𝘸𝘢𝘬𝘵𝘶 𝘥𝘢𝘯 𝘫𝘢𝘳𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘰𝘣𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘴𝘢𝘩𝘬𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢. 𝘒𝘢𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬 𝘴𝘢𝘥𝘢𝘳, 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘵𝘦𝘳𝘩𝘶𝘣𝘶𝘯𝘨," -"𝘋𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯?" -𝘉𝘦𝘳𝘵𝘶𝘮𝘱𝘶 . . . . ⚠️ JANGAN COPY CERITA SAYA! JIKA ADA KESALAHAN MOHON DI MAAFKAN SAYA MASIH PENULIS PEMULA [ AYO VOTE DAN KOMEN BIAR AUTHOR SEMANGAT LANJUTIN PARTNYA] ikuti cerita ini ⚠️ [ BUKAN B × B ] FAMILYSHIP & BROTHERSHIP Aku nulis cerita ini dengan ide ku sendiri, alurku sendiri, dan imajinasiku, TANPA copy dari cerita lain. Jika ada kesamaan itu disebabkan karena ketidaksengajaan Penasaran kan? Apalagi konfliknya bikin seru Ayo ikuti sampe end! © Cover Canva © Cover image from jsmrle © Picture Pinterest
Aksara Tak Bertuan  by cahayakamila24
25 parts Complete
Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. 🎭 Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! 😜✨ Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! 💪 Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. 🤷‍♀️ Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! 🍜✊ Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! 😜❤️ Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨
You may also like
Slide 1 of 10
R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT) cover
Èpifora: Manusia Patah Hati yang Kembali Terluka oleh Puisi cover
About You Radit! (Selesai + Revisi) cover
My Home [Hujan Series] cover
Permainan Takdir [TAMAT] cover
Bertumpu cover
Stay With Me cover
Aksara Tak Bertuan  cover
I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon cover
Triplets [END] cover

R E T A K (TAMAT-SUDAH TERBIT)

33 parts Complete

The Winners Wattys2018 Catergories The Contemporaries Based On True Story Terinspirasi dari sebuah kisah nyata yang saya ceritakan kembali dengan sudut pandang penulis. Nama tokoh dan tempat kejadian disamarkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. **** Bagaimana jika suatu kepercayaan dan kesetiaan dikhianati oleh dua orang yang sangat kamu cintai? Tidak ada kata lain selain ikhlas dan sabar dalam menghadapinya. Nasi sudah menjadi bubur, apa yang telah terjadi tidak bisa diubah kembali dan waktupun tidak bisa diputar kembali. Andaikan waktu bisa diputar ulang maka tidak akan pernah ada kata penyesalan. Hari menjelang pernikahan yang biasanya ramai dengan canda tawa serta senyum kebahagiaan, harus rela berganti dengan tangisan memilukan serta penyesalan seumur hidup. Ketika menjelang hari di mana Sekar akan melaksanakan Ijab Qabul pernikahannya. Dia dikejutkan dengan teriakkan sang ibu ketika mendapati kakak perempuannya-Kasih, yang telah bersimbah darah karena memotong urat nadi pergelangan tangannya sendiri. Selanjutnya dia dikejutkan kembali dengan kenyataan bahwa kakak perempuannya tengah hamil. Dan yang paling membuat Sekar terpukul, ketika mengetahui ayah dari bayi tersebut, tidak lain adalah calon suaminya sendiri-Dimas Aditya. Ucapan bahagia berubah menjadi bisik-bisik menjijikkan serta tatapan kasihan yang diberikan oleh sanak saudara serta para tetangga pada Sekar. Malu. Tentu saja Sekar malu, kecewa bahkan marah. Tetapi haruskah dia marah bila melihat wajah kedua orang tuanya yang telah lebih malu. Belum lagi dengan gunjingan dari kerabat dan tetangga tentang Kasih yang tega merebut calon suami adiknya sendiri. Bagaimana Sekar bisa menghadapi semuanya? Bisakah kata ikhlas dan sabar mengobati luka hatinya? Based On True Story ----- Copyright © November 2016 | Vea Aprilia | All Rights Reservered Dont copy-paste my Story.