The Young Merried

The Young Merried

  • WpView
    Reads 202
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 19, 2020
Pernah kepikiran akan menikah di usia 17 tahun? Alinra hanya seorang gadis SMA biasa, hidupnya monoton. Dia bukan siswi tenar di sekolah yang terkenal pintar atau cantik. Dia juga bukan tipe yang suka tebar pesona untuk mendapatkan cinta sang ice boy atau bad boy di sekolah seperti di novel-novel. Dia juga tidak mudah bersosialisasi dengan lingkungan baru. Dia tak suka menjadi pusat perhatian siapa pun. Alinra lebih layak disebut siswi yang kuper. Lalu apa jadinya, kalau dia harus terikat dengan sang most wanted disekolahnya. Seorang cowok yang sama sekali tak pernah dekat dengannya. Seorang cowok yang tak masuk daftar masa depan tapi malah terjerembab dalam ikatan pernikahan. Oh Tuhan, Alinra benci semua ini. Nikah muda, satu sekolah, satu rumah, dan paling parahnya satu kamar. Lebih mengerikan lagi, kamu dan dia harus bertingkah layaknya orang asing di sekolah. Ok, Ini semua pasti akan berakhir dan jangan terlalu khawatir ayo ikuti permainan sang takdir
All Rights Reserved
#924
indonesiamembaca
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT
  • I'm Not Just a Figuran
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines