My Pareidolia

My Pareidolia

  • WpView
    Lectures 106
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., sept. 22, 2018
WpInfo
Fiction
Science-fiction
Kenapa? Kenapa aku harus mengidap penyakit ini? Penyakit yang sama sekali tidak pernah kuinginkan, penyakit yang selalu mengangguku setiap harinya. ~ Avelia Caresa "Hanya karena kau memiliki penyakit langka bukan berarti kau akan terus menderita. Mungkin saja suatu saat penyakitmu itu bisa melindungimu." ~ Ervin Stevenson Avelia Caresa adalah seorang gadis berusia 16 tahun yang mengidap penyakit langka bernama PAREIDOLIA. Karena penyakitnya itu ia melihat benda-benda disekitarnya seolah memiliki wajah dan dapat berbicara. ~ Happy Reading ~
Tous Droits Réservés
#842
frienship
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Breathe
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • Stay (Completed)
  • KEISTIMEWAAN ADEL (SELESAI)
  • Aquila
  • Game of Hearts [REVISI]
  • DIA ANEH
  • Masa depan yang terulang
  • Let Me Love You Longer
  • ANAYRA (ON GOING)
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu