My Pareidolia

My Pareidolia

  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 22, 2018
Kenapa? Kenapa aku harus mengidap penyakit ini? Penyakit yang sama sekali tidak pernah kuinginkan, penyakit yang selalu mengangguku setiap harinya. ~ Avelia Caresa "Hanya karena kau memiliki penyakit langka bukan berarti kau akan terus menderita. Mungkin saja suatu saat penyakitmu itu bisa melindungimu." ~ Ervin Stevenson Avelia Caresa adalah seorang gadis berusia 16 tahun yang mengidap penyakit langka bernama PAREIDOLIA. Karena penyakitnya itu ia melihat benda-benda disekitarnya seolah memiliki wajah dan dapat berbicara. ~ Happy Reading ~
All Rights Reserved
#657
frienship
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TAMARA [ TERBIT ]
  • DIA SAGARAKU (on going)
  • KEISTIMEWAAN ADEL (SELESAI)
  • The happy life of a figure
  • Game of Hearts [REVISI]
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Breathe
  • Stay (Completed)
  • Masa depan yang terulang
  • DIA ANEH

"Ara itu kuat, Ara itu hebat. Buktinya? Sampai sekarang kamu masih hidup, Ra." Nada itu terdengar sendu, dan terdengar sangat menyakitkan. *** "Aksa, jangan peluk aku! Kamu jadi ikutan basah loh! Aksa, lepasin!" Ara memberontak, namun pelukan itu justru semakin di pererat oleh Aksa. "Terusin aja nangisnya, hari ini pasti berat, ya? Gak usah berpura-pura kuat begitu. Aku temani sampai kamu merasa lega dan enakan. Kamu nggak sendirian, Ra. Aku akan selalu ada buat kamu." *** Setelah ibunya meninggal, hidup Ara seperti runtuh dalam sekejap. Ayahnya menikah lagi dan ia harus tinggal bersama dua saudara tiri yang nyaris tak bisa dipahami, hal itu lantas membuat hari-harinya semakin terasa suram. Namun di tengah kegelapan itu, Aksara hadir, ia selalu ada, peduli, dan memberikan kasih sayang tanpa syarat. Tapi, tidak semua luka bisa sembuh dengan segala perhatian itu. Ara harus berjuang melawan penyakit mental yang berhasil mengancam kehidupannya. Di saat semuanya terasa begitu berat, bisakah Ara menemukan kekuatan untuk bertahan? Ataukah ia akan terjatuh lebih dalam menuju kegelapan dirinya sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines