Story cover for Always Alone [End] by indhcz
Always Alone [End]
  • WpView
    LECTURES 340,849
  • WpVote
    Votes 2,635
  • WpPart
    Chapitres 7
  • WpView
    LECTURES 340,849
  • WpVote
    Votes 2,635
  • WpPart
    Chapitres 7
Terminé, Publié initialement août 16, 2018
Do you know? Apa perasaan anak broken home ketika mendengarkan anak-anak lain bercerita tentang keluarganya yang harmonis, keluarganya yang utuh, kasih sayang yang terpenuhi, makan malam dengan keluarga dan seribu hal lain yang mereka bisa lakukan dengan keluarganya. 

Lalu, apa yang bisa anak broken home ceritakan tentang keluarganya? Keluarganya yang hancur? Perceraian? Pertengkaran? Perselingkuhan? Depresi? Dan seribu hal lain tentang kesedihan.

"Jangan pernah lo ceritain tentang keluarga lo ke gue! Gue muak! Apa karena keluarga lo yang utuh dan harmonis maka lo mau pamerin itu ke gua? Gue ngga butuh itu Anjing!" Ucap Sheila emosi.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Always Alone [End] à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#168romanc
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Become an Extra or Main Character [END], écrit par abcde_zzZZ
36 chapitres Terminé
Sebuah pertanyaan. Bagaimana caranya untuk bahagia? . . . Seorang perempuan yang hidup tanpa kebahagaiaan, kini mendapatkannya dengan mudah. Caranya? Tidak ada. Kebahagiaannya itu lenyap seolah ditelan bumi sejak ia lahir dan membuka matanya. Kehidupannya yang miris sungguh sangat disayangkan. Tapi, satu kejadian yang ia anggap itu adalah awal kebahagiaannya adalah... Saat ayahnya sendiri yang mengambil nyawanya. Sebuah kebahagiaan yang perempuan itu dapatkan sekian lama, akhirnya lenyap lagi karena suatu hal yang kembali terulang. Dalam mimpinya, seorang gadis memberinya harapan dengan hidup bahagia bersama orang-orang yang akan mencintainya. Tapi itu pun kembali lenyap seakan kebahagiaan enggan untuk dimiliki oleh perempuan itu. • • • Apakah kehidupan keduanya ini bisa menebus penderitaannya? Jika bisa, bagaimana cara mempertahankannya? Dan jawabannya selalu, TIDAK. • • • " Katanya, kebahagiaan tidak bisa terus dimiliki. Layaknya roda berputar, semua hal bisa didapatkan, meski itu hal yang tidak diinginkan. Semua hal yang didapatkan tidak akan selalu hal baik. Baik di dunia manapun, hal baik tidak selalu tetap. Itu bukanlah hal yang kekal. Tidak perlu juga mencari apa itu kebahagiaan dan bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan. Karena saat mensyukuri semua yang kita miliki, saat itu juga kita akan merasakan kebahagiaan dengan cukup." Ucap seseorang yang sudah terbiasa menerima kebahagiaan selama hidupnya dan tidak pernah tahu apa itu kesengsaraan. . . . ⚠️⚠️⚠️ →Cerita ini murni hasil imajinasi saya sendiri❗ →Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun❗ →Mohon maaf jika mungkin ada beberapa kata yang kurang tepat atau salah pengetikan, dan juga mungkin ada kesamaan dalam nama atau watak karakter. ⚠️⚠️⚠️ ♡♡♡
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 8
Antara Pagar dan Perasaan cover
Become an Extra or Main Character [END] cover
RUANG DEPRESI [ END ] cover
Imaginary Boyfriend cover
Andira [End]  cover
Me And His Hopes cover
ALANA (COMPLETED) cover
Rahasia Rasa (COMPLETE) cover

Antara Pagar dan Perasaan

12 chapitres Terminé Contenu pour adultes

Arvino Reyhan Dirgantara - atau Ehan, dikenal sebagai cowok kalem, sedikit dingin, dan susah ditebak. Sementara Azalea Vianita Anjani - atau Aza, cewek ceria tapi gengsian, selalu punya jawaban sarkas untuk semua hal yang berbau romantis. Mereka duduk di kelas yang sama. Satu sekolah. Satu lingkungan. Bahkan... satu gang rumah. Hubungan mereka? Jauh dari kata akrab. Saling lempar pandangan malas tiap papasan. Saling sindir kalau disuruh kerja kelompok bareng. Dan saling tutup telinga soal gosip yang nyebar soal "cocok-cocokan" dari teman sekelas. Tapi segalanya berubah saat hujan turun deras di suatu sore, dan satu payung mempertemukan mereka di bawah langit abu-abu. Sedikit demi sedikit, percakapan yang awalnya dingin mulai menghangat. Tatapan yang awalnya biasa, jadi terasa beda. Masalahnya? Mereka terlalu gengsi untuk jujur soal perasaan masing-masing. Di antara pagar rumah yang hanya dibatasi semak kecil, dua hati diam-diam tumbuh rasa - meski belum siap untuk mengakuinya. ---