Mimpi Sang Wanita

Mimpi Sang Wanita

  • WpView
    Leituras 2,213
  • WpVote
    Votos 193
  • WpPart
    Capítulos 38
WpMetadataReadConcluída dom, nov 3, 2019
Bismillah Assalamualaikum Salam mimpi dari wanita penuh perjuangan Sahabat jannah, kisah ini bercerita tentang mimpi sang wanita. Mimpi ini berawal dari bully teman-temannya yang suka akan sosok ketua kelasnya. Namun, ada gadis pendiam namun cerdas yang harus tersiksa akan sikap jahat teman-temannya. Dan ada sosok laki-laki yang diam penuh mimpi untuk mewujudkan mimpi dari seseorang yang ia impikan menjadi pasangan hidupnya. Apakah pria dan wanita ini akan mewujudkan mimpinya? Hanya sang Ilahi Rabbi yang tahu. Manusia hanya punya rencana. Tapi, Tuhan yang Maha Tahu segalanya. Dari Mimpi Sang Wanita... #Salam Hangat #Salam Literasi
Todos os Direitos Reservados
#9
teduh
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Rumah Tanpa Atap
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • I need you forgiveness
  • Dzikir Cinta (Selesai)
  • My Soulmate In A Dream
  • JODOH DALAM TAKDIR {END}
  • Mas Angga✔️
  • Please, Love Me (END)
  • Tiga Kanvas (TAMAT)
  • BROKEN HEART [END]

Dua orang dengan latar belakang berbeda namun, dipertemukan untuk saling melengkapi.sikap Hana setelah hijrah dari masa lalunya banyak menginjak bebatuan kehidupan. Suatu saat Hana sedang terbaring lemas setelah dibuli oleh temannya.Disaat terbaring lemas di atas kasur seorang perempuan masuk.Percakapan pun berlangsung tapi setelahnya dia langsung membekap hidung dan mulut Hana. Leo yang melihatnya langsung menegur dan dengan cepat perempuan itu mengadu kepala Leo dengan piring kecil.Suara di kepala Leo selepasnya hening.Cepat-cepat dia harus bangun dari sakitnya.Melihat Hana yang sedang terengah-engah memancing simpati Leo dan mengurungkan niat untuk mengejar cewek itu. "Lu enggak apa-apa kan?" "Enggak,aku baik-baik aja"dengan napas yang terengah-engah. "Lu ngomong baik-baik aja!?"timpal Leo yang gak ngerti cara pikir Hana.Padahal baru saja dia dibekap dengan bantal.Kalau saja Leo enggak datang atau terlambat mungkin Hana hanya tinggal badan saja Gimana cerita lanjutnya?mari baca kisah mereka di sini.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo