My Annoying Girlfriend

My Annoying Girlfriend

  • WpView
    Leituras 242,343
  • WpVote
    Votos 4,344
  • WpPart
    Capítulos 24
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, abr 3, 2021
PERINGATAN (21+) . . "Kamu emang hebat, Darren!" wanita bernama Marry itu mengelus dada kekasihnya dengan lembut. "Kamu juga. Wanita yang tidak pernah puas! Aku suka itu!" Puji Darren dengan nafas yang masih belum stabil. "Ya sudah aku harus pergi. Kamu tahu kan kenapa aku harus pergi?" Marry menyunggingkan senyum di bibir tebalnya membuatnya semakin sexy dan Darren paling tidak tahan dengan bibir Marry yang sexy itu. Cupp. Darren mendaratkan ciuman di bibir Marry. Kenyal dan manis. "Iya. Aku juga harus ke kantor hari ini!"
Todos os Direitos Reservados
#123
ceotampan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • (tamat) VALORA ✔️
  • Entertainer
  • Oh, My Ex! (END)
  • Agby (Sequel Om CEO) [Selesai]
  • Let Me In (OPEN PO)

[ TERDAPAT MATURE SCENE ] Sesuai dengan namanya, Valora yang memiliki arti pemberani. ••• Valora Jane Aquene Sosok wanita pemberani, tegas namun sedikit gila. Di desak oleh kedua orang tuanya untuk menikah membuat Valora mengambil jalan sepintas. Dikenal sebagai wanita gila dengan pemikiran di luar nalarnya, membuat Valora tak mempunyai rasa malu. Salah satunya, ia tak segan mengajak atasannya untuk menikah dengannya. Terlebih lagi atasannya itu sudah menginjak usia yang sangat matang. Namun Valora tak menghiraukan itu, selama pria itu tampan dan kaya raya, Valora akan menyukainya. ••• "Apa agenda saya hari ini?" suara bariton Darren membuyarkan lamunan Valora. "Tidak ada. Tapi..." Dahi Darren mengernyit, " Ada apa? " Kedua netra Valora memicing dengan senyum miring di bibirnya. Menjadi sekretaris kurang lebih enam tahun, membuat Valora sedikit berani dengan atasannya tersebut. "Usia bapak sudah 36 tahun. Apakah tidak ada keinginan untuk menikah?" tanya Valora dengan lancangnya. "Tidak." "Kenapa? Apa bapak tidak menyukai wanita?" Mendengar kalimat Valora, kedua netra Darren pun membelalak. "Apa maksud Anda bicara seperti itu!" ucapnya sedikit geram. "Bapak bukan penyuka sesama jenis kan?" tanyanya kembali. Karena apa yang terucap dari bibirnya, itulah yang ada di pikirannya. Kenyataannya kalimat Valora semakin membuat Darren terperanjat. Valora dengan pemikiran gilanya merupakan satu kesatuan yang tak dapat terpisahkan. Ibarat Cahaya dan kegelapan, keduanya saling berkaitan dan tak akan bisa dipisahkan.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo