Cinta Kedua

Cinta Kedua

  • WpView
    LECTURAS 3,126
  • WpVote
    Votos 69
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadConcluida mié, oct 3, 2018
WpInfo
Ficción
Romance
Ulya mengatur nafasnya, "seharusnya Ustadz menikah dengan seorang gadis, perawan, bukan janda beranak dua seperti saya. "Usia...belum sempat Ulya menyelesaikan ucapannya, Salman sudah memotong, "Aku tahu umurmu lebih tua 12 tahun dariku. Tapi aku tidak pernah mengaggapnya sebagai penghalang." Sudah pukul 9 malam, namun ia belum ingin tidur. Ulya beranjak menuju meja makan, duduk dengan segelas teh hangat. Ulya memulai terapi untuk dirinya sendiri jika rindu pada almarhum suaminya sudah tak tertahankan. Ia pejamkan mata, lalu kenangan bersama Faisal seperti slide yang berjalan di depannya. Matanya akan terus terpejam hingga ia menyelesaikan isakannya. Beberapa saat kemudian Ulyaakan merasa lega, rindunya pada Faisal seolah-olah sudah terobati
Todos los derechos reservados
#410
spritual
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • After Meet You
  • ISTRI RAHASIA GUS ADNAN : a big secret, puzzle the game
  • Kebenaran Rindu
  • Bukan wanita biasa (TAMAT)
  • May I Love You?
  • the best choice
  • (menuju) Jodoh Halalku [TAMAT]
  • Ustadz Is My Husband
  • Bidadari Untuk Ustadz [END]
  • Kuberbisik Namamu

Hazel mengidolakan Arsya di sosmed. Tapi tidak disangka seorang Arsya Darren yang memiliki banyak penggemar kaum hawa- merupakan teman kecil Hazel yang sudah terpisah selama sepuluh tahun lamanya. Cerita dimulai ketika Hazel bermalam di rumah Arsya selama dua Minggu "Kamu mau nikah muda gak, Ca?" Tanya Papah Arsya ditengah-tengah makan malam bersama "Papah kan tahu aca siap nikah pada umur dua puluh empat" jawab Arsya lalu menyuapkan sesendok nasi kedalam mulutnya "Lama banget itu mah ca, gimana si" sambar mamah Arsya dengan sewot "Ya terus kapan? Sekarang gitu?" Jawab Arsya sekenanya "Wah lebih cepat lebih baik" ucap bunda Hazel "Nikah sama kambing sono sekarang juga" ucap Hazel sambil tertawa "Ya sama kamu zel" ucapan ayah Hazel membuat Hazel tambah tertawa "Kami sepakat kalau kalian nikah akhir bulan ini. Kalian siap gak?" Ucapan Papah Arsya membuat Arsya memberhentikan aksi makan nya Hazel dengan reflek menjatuh kan sendok nya ke piring membuat bunyi nyaring di tengah keheningan

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido