Choose!!!

Choose!!!

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 21, 2018
Dafa Anggra Ketua OSIS yang diam-diam menyukai Salah seorang ketua MPK Bernama Denisa . Dafa yang selalu mencoba mendekati Denisa selalu secara Halus di tolak Denisa, Hingga akhirnya Dafa meminta Bantuan kepada Felisa yakni kembaran Denisa yang merupakan Waketos. Seiring berjalan waktu Hingga akhirnya Dafa malah Lebih merasa dekat dengan Felisa dan sedikit memiliki rasa kepadanya Dibandingkan dengan Denisa dan di sisi lain Denisa Berkat Bantuan Felisa Dirinya juga mulai mendekati Dafa. Merasa menyukai Dua-duanya Dafa pun berusaha menyembunyikan perasaannya dari keduanya, akan kah yang di sembunyikan Dafa akan terungkap atau kah akan selalu ia sembunyikan??
All Rights Reserved
#113
cewek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GHAVARI
  • Aku Bukan Dilan Tapi Yusup
  • Leana And 7 Crazy Boys
  • G
  • P R A G M A ✓ (TERBIT & LENGKAP)
  • Rentetan Rasa (Completed)
  • Pemilik Hati Ketos Dingin (Tamat)
  • VACILANTE
  • AKALANKA : KUTUB ES [SELESAI]
GHAVARI

"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines