because you

because you

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 27, 2018
Lalisa Manoban adalah gadis paling sempurna di dunia. Hanya pangeran berkuda tertangguh yang bisa mendekati nya. Mengejar nya bagai mengejar ujung pelangi yang tak ada habisnya. Namun itu semua bukan tanpa alasan. Dimana suatu kejadian, menjadikan Lalisa yang periang menjadi dingin sedingin es. Kini mendekati nya menjadi lebih sulit, bukan seperti mengejar pelangi yang indah. Melainkan mengejar seorang putri yang terjebak dibalik awan hitam. Maaf apabila ada kesalahan pengetikan dan semua cerita yang ada didalamnya adalah fiksi. 📖SELAMAT MEMBACA 📖
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROblem ✓
  • STAY A LITTLE LONGER - JENLISA [G!P] ✓
  • The Special Ambassador (Sehun x Lisa) [COMPLETED - PDF READY]
  • PLAYGIRL (End)
  • One Last Time
  • MY LIFE PARTNER - JENLISA [G×G]
  • BUSAN (JENLISA) ID
  • A Devil's Love
  • touch || chaelisa

"Setiap orang ingin menjadi pahlawan dalam cerita besar dunia, tapi aku hanya ingin memiliki kesempatan untuk memeluk mereka." Choi Jisoo berhati batu telah melunak karena rasa bersalah. Yang masih salah, dia melakukannya setengah-setengah, karena hatinya penuh keraguan, tak punya pendirian, seringkali meyakini hal yang salah, dan mudah terpengaruh. "Aku mungkin gila, tapi tidak sebodoh itu." "Aku mungkin bodoh, tapi tidak segila itu." Choi Jennie dan Choi Chaeyoung sedang saling memunggungi. Kini penuh perbedaan, tapi sebenarnya sama. Sama-sama gila dan bodoh. Mereka adalah si pelanggar aturan yang berusaha berubah menjadi manusia penuh pengertian. "Aku adalah aku. Aku tidak ingin berubah, tapi keadaan memaksaku. Tidak semuanya, aku masih melihatmu." Choi Lisa masih minim kepercayaan diri, tapi ingin membuat semua orang melihat ke arahnya dengan rasa kagum. Sepandai tupai menyembunyikan kacangnya, semahir itulah Lisa menutupi perasaannya. Satu-satunya yang tidak berbeda dari mereka adalah kemarahan. Mungkin waktu dan pengalaman akan membuat mereka lebih belajar cara mengendalikan lidah setajam pedang yang tidak mungkin berkarat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines