15th Voltage [Tegangan 15] ✔(COMPLETED)

15th Voltage [Tegangan 15] ✔(COMPLETED)

  • WpView
    Reads 218,477
  • WpVote
    Votes 2,034
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Mon, Dec 22, 2025
[HR] #1 -Depresi 10Mei2020 #1 -Kejiwaan 30November2018 #1 -Zona 03April2020 #1 -Tekananbatin 18April2020 #3 -Soul 06Juni2019 #4 -Mental 06Juni2019 #4 -Normal 25Desember2018 ProjectCount(1) #15YearOld 15 tahun, mungkin bukan hal besar bagi sebagian orang. Tapi bagi gadis ini, Lima belas tahunnya adalah hal paling melegenda. Jangan tutupi apapun. Itulah yang dipelajarinya. Karena dia sadar, semua kesakitan hidup bersumber dari tubuhnya sendiri, meskipun lingkungan menjadi alasan utama. 20180818 20190309 ------- Tentang gadis yang hidup melawan arus. Tentang cerita para remaja. Tentang mereka yang memiliki kesan "Depresi" pada hidupnya. Diperuntukan kepada pembaca REALITY
All Rights Reserved
#123
zona
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Breathe
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Asheeqa's Dream [COMPLETE]✔
  • DAVINA [Udah Terbit]
  • Kalaya [END]
  • Dewi Anindita
  • Let Me Love You Longer
  • GADIS LANGIT
  • Rumah Orang Mati
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

More details
WpActionLinkContent Guidelines