ALMETA MYLER

ALMETA MYLER

  • WpView
    GELESEN 114
  • WpVote
    Stimmen 9
  • WpPart
    Teile 2
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Sep. 9, 2018
WpInfo
Belletristik
Romantik
Kehidupan Adrian sungguh membosankan mempunyai banyak hal tidak membuat dia bahagia hingga akhirnya dia bertemu dengan wanita yang cerewet dan berbanding terbalik dengan sikapnya. wanita yang memilih masuk ke kehidupannya tanpa diminta atupun diundang apa jadinya jika ternyata ketika perasaan itu datang kenyataan malah membuat kedua nya mengahadapi banyak hal? apakah mereka akan kembali ketempat mereka semula dan tetap bersikap seperti biasanya ataukah mereka memilih menentang takdir dan membuat pihak lain tersakiti? "aku mencintai mu. tidak bisakah kita menjalani nya saja tanpa memikirkan perasaan yang lain?" Pinta Adrian "aku sadar ini salah dan lebih baik kita hentikan saja " Almeta beranjak pergi meninggalkan pria itu
Alle Rechte vorbehalten
#113
complete
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Rebuilding Love, One Flight at a Time (END)
  • My Sweet Escape
  • Behind Our Eyes
  • (End) Ketika Hanya Hati yang Saling Bicara
  • THE FIND LOVE
  • Cafuné [✓]
  • HEARTBREAKING (On Going)
  • Under the Sky [End]

Luka di hatinya masih terasa segar setelah kegagalan pernikahan enam bulan lalu. Michelle, bersumpah untuk tidak lagi mempercayai cinta atau menjalin hubungan baru. Kegagalan tersebut mengarahkannya untuk fokus pada dirinya sendiri, melarikan diri ke negeri para penyair dan pemikir, berusaha menyembuhkan luka setelah mendapati bahwa tunangannya, yang meninggalkannya di hari pernikahan, menikah dengan sahabat kecilnya. Kehidupan yang memberinya kebebasan di negeri para penyair itu terganggu ketika orang tuanya memintanya pulang dengan alasan klasik, yang ternyata hanya bertujuan untuk memperkenalkan seorang pria baru yang mereka anggap cocok untuknya. Tetapi, alasan yang dianggapnya klasik itu justru menjadi titik awal pernikahan yang nyata, menjadikannya istri dari seorang pria yang sama sekali tidak pernah mendengar tentang dirinya. Namun, Omar Zaid Al Basyir, dengan sikap tenang dan pembawaan lembut, menawarkan sesuatu yang berbeda. Tidak ada paksaan, melainkan memberikan kesempatan bagi mereka untuk saling mengenal lebih dalam, membangun fondasi hubungan berdasarkan iman. Tetapi, Michelle dihadapkan pada ketakutan akan kegagalan dan ketidakpercayaan terhadap pernikahan. Perbedaan karakter, tekanan dari keluarga, dan gaya hidup yang saling bertolak belakang semakin memperumit situasi yang dihadapinya.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien