HANYA KAMU

HANYA KAMU

  • WpView
    Reads 366
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Mon, Dec 24, 2018
{SLOW UPDATE} "Apakah hati ini sanggup untuk mendapatkan mu? Apa pada akhirnya kamu akan bersama ku? Atau aku harus melupakan mu dan membuka hati untuk orang lain?." .... Putri Adriana seorang wanita cantik,dgn sifat yg ramah,pemaaf,dan digilai banyak lelaki. Mencoba untuk mempertahankan cinta nya. Ia mencintai seorang lelaki sejak ia masih sekolah Dasar. Ali Maulana seorang laki-laki berkulit putih,tinggi. Siapa yang tidak tertarik saat melihatnya? Matanya yang indah,dan sikapnya yg membuat para gadis terpesona. Kenzo Julian seorang lelaki tampan,tidak kalah tampan dari Ali Maulana. Ia mencintai Putri Adriana. Lalu apakah Putri akan bersama Ali? Atau Putri bersama Kenzo? ... Tentang sebuah Perjuangan seorang wanita mendapatkan seorang lelaki yang ia cintai. Rintangan yg dipenuhi duri-duri di setiap jalan nya :)
All Rights Reserved
#222
mylove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Satu Detik Terakhir
  • Tasbih Pembawa Jodoh
  • Qiyamah Senja-completed
  • Lantunan Surah Asy-Syams
  • Gus Zidan My Husband [SUDAH TERBIT]
  • Aza's Story
  • Do not give up easily (END)
  • My Crush💜
  • SEMESTA YANG KU CARI
  • Antara seamin dan seiman

"Apa yang bisa memisahkan cinta sejati? Katakan padaku, Nayla." Suara Adrian bergetar, penuh dengan kepedihan yang berusaha ia tahan. Matanya menatap Nayla dengan putus asa, seolah mencari jawaban yang bisa meredakan rasa sakit di hatinya. Nayla menggigit bibirnya, berusaha menahan gejolak emosi yang semakin menghimpit dadanya. Ia menoleh, menatap wajah Adrian untuk terakhir kalinya, sebelum akhirnya berbisik dengan suara yang nyaris tak terdengar. "Takdir, Adrian..." Air matanya jatuh tanpa bisa dibendung. Butirannya mengalir di pipi, bercampur dengan rintik hujan yang semakin deras. Adrian menatap Nayla tak percaya. Dengan penuh harapan, ia mengulurkan tangannya, mencoba menggenggam tangan gadis itu sebagai bentuk permohonan, sebagai pegangan agar Nayla tidak benar-benar pergi. Namun, Nayla menepisnya. "Kalau begitu, aku akan menantang takdir itu!" suara Adrian semakin meninggi, hampir seperti teriakan yang penuh kepedihan. "Tolong, Nayla... jelaskan padaku! Kenapa kamu menjauh?" Tangis Nayla semakin pecah. Seluruh perasaannya ingin ia tuangkan, tetapi ia tahu, kata-kata tak akan mengubah keadaan. Ia menunduk, bahunya bergetar hebat. "Takdir ini... tak bisa dilawan, Adrian..." suaranya lirih, seakan patah di tengah jalan. Ia berbalik, membelakangi Adrian. Langkahnya terasa berat, namun ia tahu, ia harus pergi. "Selamat tinggal..." Hujan semakin deras, seolah ikut menangis bersama mereka. Adrian tetap berdiri di tempatnya, menatap punggung Nayla yang semakin menjauh, membawa serta hatinya yang hancur dalam keheningan sore yang kelam. Yuk saksikan kisah selanjutnya😍😍😍

More details
WpActionLinkContent Guidelines