SHEVANO

SHEVANO

  • WpView
    Reads 132
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 26, 2018
WpInfo
Fiction
Fantasy
"Dev, pernah nggak sih Lo belajar sama yang nama nya MENUNGGU?" Tanya Sharel yang langsung membuat langkah kaki Devano berhenti. Ia seakan mengingat suatu hal menyakitkan dimasa lalu nya. Yang membuatnya hingga kini, benci akan kata Cinta. 2 menit... 3 menit.. Ia terdiam.. Dan Akhirnya ia menjawab pertanyaan Sharel. "Kalo NGGAK? Kenapa? Buat apa Gua harus belajar MENUNGGU kalo nyata nya MENUNGGU itu SAKIT? Belum tentu juga, Hal yang Lo Tunggu itu bakalan Lo dapatkan. Kalo malah berakhir Di CAMPAK kan? Gimana?" Kata Devano dingin, dgn menoleh kebelakang dan menatap Sharel yang terdiam. "Maksud Lo?" Tanya Sharel bingung. "Lo nggak akan pernah paham apa yang Gua maksud Rel. Karena Lo sendiri nggak pernah ngerasain Sakit nya Menunggu. Dan berakhir Di Campak kan. Ck, Menyedihkan." Batin Devano. Baca langsung aja daripada penasaran. Daripada bingung, Sebelum baca kisah yang ini, baca dulu karyaku yang pertama ya. Soalnya ini juga berhubungan sama Cerita nya Adeknya Devano, Claravel Azuela. Tapi yang ini lebih berfokus aja ke Devano aja. Ikutin terus kisahnya dari awal ya. Jangan lupa selalu Vomment dan Follow akun Author. Thanks semua.
All Rights Reserved
#194
italia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • Venganza✔
  • AKSAFA (End)
  • DEVAN ALVIANO [SELESAI✔]
  • My Perfect Doll
  • Devayla Story✔ ( TERBIT )
  • Respirator [Selesai]
  • Sahabat Jadi Cinta [ENDING]
  • AlfaNada
  • If You Know Who [TELAH DITERBITKAN]

{FOLLOW KALAU SUKA, MENTEMEN} "Karel, kamu sudah makan? "Peduli banget gue udah makan apa enggak," "Eh ... Dengar ya ... Lo disini bukan berarti lo bebas mau tau tentang gue" "Kamu harus makan," "Kata mama, maag kamu tidak boleh kambuh lagi" "Mau lo apasih? Hah?," "Terserah gue makan apa enggak, gak ngaruh ke elo, gue sakit apa enggak itu bukan urusan lo" "Jelas itu urusan aku, aku gak mau kamu sakit" "Lo suka gue?" "Kalau iya kenapa?" "Jauhin perasaan lo, karena sampai kapan pun lo akan selalu sama dimata gue," "Pembunuh!" *** Mungkin dari sekian cerita yang ada, ceritaku ini tak sebanding dengan cerita lainnya. tapi jujur ini aku mendalami banget biar suasana hati para tokohnya nyampai ke kalian juga hehehe. Mau tau kisah mereka? yuk mampir siapa tahu nambah. Baca Prolognya aja dulu. Kalau gak suka dimohon dengan hormat buat meninggalkan lapak ini. Menarik? monggo di baca gak ngurangin rasa hormat saya ke kalian :) Plagiat tidak diperbolehkan karena hak cipta dilindungi undang-undang. Ditulis : 14 Agustus 2021 Publis : 3 Januari 2022 End : 21 Oktober 2025 Cover by @Pinterest Edit by me

More details
WpActionLinkContent Guidelines