LEMONADE LOVE

LEMONADE LOVE

  • WpView
    Reads 64,342
  • WpVote
    Votes 9,386
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 8, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"When life gives you lemons, make lemonade." Pribahasa lain dengan makna yang sama adalah seperti "Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian; bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian." Terdenger keren, bukan? Akan tetapi, mungkin bagi Ghifari pribahasa itu tidak berlaku untuknya. Kehidupan romantisnya selalu dipenuhi oleh rasa masam layaknya air lemon. Terlalu lama berakit namun tak pernah tiba di hulu. Terlalu lelah berenang namun tak pernah sampai ke tepian. Capek? Banget. Urusan cinta, Ghifari memilih untuk menyerah saja. Seperti perasan sari lemon, kecut dan masam namun sangat menyegarkan. Begitulah cara cowok yang dikenal akrab dengan nama panggilan Aghi tersebut melihat Vivian. Rasanya seperti ditolak sebelum sempat berusaha. Naksir berat namun tak berani bertindak. Apalagi kalau cewek yang ditaksir sudah memberikan pandangan negatif terhadap dirinya, bahkan sebelum Ghifari mengambil satu langkah pun. Tetapi, apakah Ghifari rela jika cowok lain dapat menatap Vivian dengan sangat leluasa? 🍋 Spin-off story of STRAWBERRY CRUSH. Aghi 💙 Vivi
All Rights Reserved
#54
wenga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Complete (END)
  • Gadisku | SuLay (✓)
  • Liar Love✔
  • Dua Hati Satu Rasa (PART 2)
  • Something is Wrong with the Goddess
  • Still With You
  • Renata Keyla ✔

"Ya, kau tidak punya mata? Lihat, buku ku jadi kotor!" Sosok yang sedang membersihkan seragamnya tersentak kaget mendengar pekikan tersebut. Matanya berkedip tidak percaya. Heol, jelas-jelas dia yang korban disini. Mengapa jadi dia yang di salahkan? Memberanikan diri, dengan perlahan dia menatap gadis bertopi di hadapannya itu. Seketika gadis berseragam sekolah itu menelan salivanya susah payah mendapati tatapan tajam di balik kacamata hitam tersebut, seakan siap menerkamnya saat ini juga. "J-jongsahamnida. Nde, aku yang salah," Yeri membungkuk dalam. Hanya cara ini yang terpikirkan olehnya. Yap. Gadis itu adalah Yeri baru saja pulang sekolah. Dia memutuskan untuk membeli minuman susu di tempat favoritnya sebelum pulang ke rumah. Tapi malah berakhir seperti ini. Joohyun menggeram kesal sambil melepas kacamatanya, mencoba menahan amarahnya yang siap meledak. "Aish, bisa-bisanya kau membuat ku kesal seperti ini," Hari pertamanya di kota kelahirannya saja sudah di sambut dengan hal seperti ini. Bagaimana kedepannya nanti?

More details
WpActionLinkContent Guidelines