Puisi Jiwa

Puisi Jiwa

  • WpView
    LECTURAS 195
  • WpVote
    Votos 30
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, nov 21, 2020
Tuturan kata-kata ini menepis berbagai tekanan batin yang meringkus hati ini Berharap dapat dibukakan hati Kemudian masuk dan terikat dengan suci Penulis menuangkan seluruh rasa pada tulisan puisi jiwa ini, ia hanya seorang pria biasa. Pemalu dalam berkata, namun bergelora jika mencinta. Hingga pada hari-harinya hanya berisikan kata-kata yang mewakili jiwanya, tanpa kata-kata ini. Ia akan terus tertekan, karena tak ada yang ia curahkan. Semoga pembaca dapat menikmati puisi ini, selamat membaca.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kutu Kata Tak Terkutuk #wattys2020
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Menanti dalam istiqomah
  • Barisan Penyesalan
  • Lembut Seperti Doa
  • CERPEN (END)
  • Senandika untuk yang Tak Bernama (GreShan)
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • Tepian Semu || Lilynn✅

Kumpulan puisi dan kata mutiara yang menggambarkan suasana hati, pikiran, perasaan dan perilaku manusia. Dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari maupun khayalan semata. Mengandung unsur senyawa dan oksigen yang dapat membantu para pembaca agar tetap hidup tanpa terkena asma maupun penyakit bronkitis lainnya. Mencoba memberikan kepekaan dan kode-kode bahasa, yang tak dipahami oleh anak pramuka. Karena kode-kode ini tidak dihiasi dengan sandi-sandi, akan tetapi dihiasi oleh kalimat sindiran, motivasi, perjuangan, harapan dan lain-lain. Memaknai sebuah arti hidup, pertemanan, persahabatan, percintaan, kekeluargaan, persaudaraan dan lain-lainnya. Dikarenakan tujuan hidup tidak hanya satu, maka diperbolehkan untuk merekayasa adegan hidup dengan berbagai karakteristik orang-orang yang memiliki kepribadian berbeda di dalamnya. Maka dari itu, nikmati dan pahami setiap bait kata-kata yang tersirat pada puisi maupun kata-kata mutiara itu. Semoga bermanfaat. "Jika ingin dihargai, maka hargailah. Jika ingin diinjak, maka jadilah sandal jepit" ~Ananda Pertiwi Pratidina~

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido