Where Are You

Where Are You

  • WpView
    Reads 301
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Oct 28, 20181h 15m
WpInfo
Fiction
Romance
FOLLOW BEFORE READ. VOTE AFTER READ. DANGER!!! COMFORT ZONE HERE... . Dengan cara apapun dia akan usahakan untuk mendapatkan kembali seseorang yang benar-benar berarti dalam hidupnya. Dia memang masa lalu, namun itu tidak membuat dia untuk melupakannya begitu saja. Sampai 8 tahun melewati masa remaja menuju dewasa dia masih memikirkan lelaki itu. Yura terkadang merasa harus berhenti mencari jejak laki-laki yang membuat dia berarti di masa depannya nanti, Yura pikir yang bersamanya di masa depan nanti laki-laki yang dia cari selama ini. Namun dugaannya salah. Dia menghilang tanpa jejak, tanpa memberi kabar. Dan tidak meninggalkan sesuatu yang bisa diingat oleh Yura. Yura merasa dia bukan apa-apa. Tetapi Lisa, dia wanita yang selalu saja menjadi pundak ternyaman untuk Yura mencurahkan semua isi hatinya. Sahabat yang sedari kecil bersama itu membuat Yura merasa tenang untuk hidup walaupun beban banyak yang dia tanggung.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sampai di titik, "Hallo" lagi
  • Tacenda: Kita Kembar? | Sudah Dibukukan
  • HUJAN DI KALA SENJA
  • Unspoken Things
  • LOVESICK
  • Why Don't You Figure my Heart out?
  • Hanya Pengantin Pengganti!
  • Semesta Yang Melarang (C)
  • Gemintang

🥀 Zaya dan Fharis tumbuh bersama sejak kecil. Mereka selalu berangkat ke sekolah bareng, pulang bareng, ketawa bareng, dan saling tahu segalanya. Namun semuanya berubah sejak satu hari, hari saat Zaya akhirnya berani jujur tentang perasaannya... hari dimana Zaya blak-blakan bilang, "Aku suka kamu." Dan sejak saat itu juga, dunia mereka mendadak hening. Beberapa tahun kemudian, semesta mempertemukan mereka lagi lewat tugas sekolah yang memaksa mereka duduk berdua. Canggung, kikuk, tapi masih ada tawa yang sama. Di tengah hujan, lampu padam, dan tumpukan kertas sejarah, keduanya perlahan menemukan satu hal bahwa beberapa hubungan tidak perlu diulang untuk bisa terasa hangat lagi, bersamaan dengan kenangan yang ternyata tidak pernah benar-benar hilang. Mungkin mereka memang tidak ditakdirkan untuk "kembali seperti dulu" dan Zaya pikir mereka akan selamanya asing. Tapi ternyata, beberapa cerita cukup berhenti di satu titik titik di mana akhirnya dia bisa senyum dan bilang- "halo lagi." 🌧️ Semua terasa sangat luucu, hangat, dan sedikit menyakitkan, Sampai di titik, "hallo" lagi adalah kisah tentang dua sahabat yang belajar bahwa tidak semua kehilangan harus diakhiri dengan selamat tinggal, kadang juga cukup dengan sapaan kecil yang tertunda. 𓆝 𓆟 𓆞 𓆝 𓆟 ──── ୨୧ ──── zy

More details
WpActionLinkContent Guidelines