Arrogant Boss

Arrogant Boss

  • WpView
    Reads 133,698
  • WpVote
    Votes 2,381
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Mon, Mar 18, 2019
#1 - Angkuh 2 April 2019 "cuih, dasar CEO berumur!!" ucap gadis yang dengan amarah yang meluap-luap. CEO? Boss? APA? tidak pantas sekali pria itu disebut dengan embel-embel seperti itu. "ANGKUH SEKALI BOSS KU" -batin gadis ini dengan menahan sedikit tekanan amarah nya. 'sabar, tahan amarah mu. ingat kau membutuhkan pekerjaan ini untuk hidup mu' -batin gadis ini lagi. ~~~~~~~~~~~~~~~~~X~~~~~~~~~ 'gadis ini, hm cukup menarik. Terlebih dia sangat berbeda dengan wanita-wanita disini.' -batin CEO tampan ini Ia merasa ada yang berbeda sejak menatap matanya. Desiran yang berbeda semakin membuat ia penasaran dengan gadis ini 'aku akan membuat sedikit permainan untuk mendapatkan mu' -tekad CEO dengan senyuman maut nya.
All Rights Reserved
#151
angkuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • His Secret Child
  • Dia Pacarku! (21+)
  • JEBAKAN CEO NAKAL (21+)
  • Echoes of Silence (completed)
  • My CEO Husband [Tamat]
  • DARA dan CINTAnya
  • My Perfect Ceo Husband

Baca full di aplikasi Karyakarsa. Di KBM dengan judul "Anak Milik CEO" ~Saat melihatnya kembali maka saat itu pula aku tak akan pernah melepaskannya lagi~ "Se-selamat siang, Pak Davero," gumamnya dengan gugup. "Siang," jawabnya dengan suara serak. Pria tinggi nan tampan itu melangkahkan kakinya mendekati sang wanita, membuat sang wanita terperangah dan mundur perlahan. Pria yang dipanggil Davero itu tak menghentikan gerakannya. Ia terus melangkah memojokkan sang wanita hingga menyentuh dinding lift di belakangnya, ia terlihat ketakutan karena sang pria semakin merapat. "Lama tak bertemu," ucap Davero diiringi seringaian yang membuat bulu kuduk berdiri. Sang wanita tak bisa berkutik sedikit pun. Apalagi sebelah tangan pria itu menyentuh dinding tepat di samping kepala wanita cantik itu. "A-apa yang kau inginkan dariku?" tanya sang wanita dengan suara lemah, nyaris berbisik setelah mengumpulkan segenap keberaniannya. "Kau!" Seketika tubuh wanita itu menegang dan merinding karena mendengar bisikan penuh ancaman dan penekanan yang tak terbantahkan. Tanpa sadar wanita itu menahan napasnya karena rasa takut. "You're Mine!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines