We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Snow Boy

Snow Boy

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Aug 21, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Oliv Tak menyangka Pria yang terkenal dengan 'ICED BOY'.Bisa di lelehkan hatinya dengan ketulusan ,namun Alan diam diam juga sangat menyayangi Oliv , Mungkin Oliv tak secantik Wanita bintang Alay yang pernah ngejar Alan yah,Usahanya tak menampakkan bahwa dirinya sedang mengejar cinta dari orang yang di sukai nya "Lip,maafin gw ,gw terlalu malu bin gengsi ngungkepin perasaan gw ini"ungkap Alan sembari memegang tangan Oliv yang akan berlari meninggal kan nya "Terimakasih mau mencintai gw apa adanya lan"oliv pun tersender di bahu Alan "Teruslah bersandar di bahuku lip,karena kamu tulang rusukku"
All Rights Reserved
#104
novelet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ternyata Kamu
  • A L O D I E
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • Just be Mine [Sudah Terbit]
  • Elvina [COMPLETED]
  • LEITHLEACH
  • Marrying Dear Teacher ✔ (Tersedia di Gramedia dan Shopee)
  • RAHASIA LAMPU KOTA (✔)
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • He Wrote My Name Wrong

[ S E L E S A I ] Tahun ini adalah tahun kelulusannya dari bangku Sekolah Menengah Pertama. Karena itulah, sekarang ia berada didepan gerbang Sma Pancasila dengan seragam barunya, putih abu-abu. Setelah 3 hari sebelumnya mengikuti kegiatan Masa Orientasi Siswa. "Bismillah." lirihnya. Ia mulai melangkah melewati gerbang lalu menuju mading yang sangat penuh dengan anak-anak baru seperti dirinya. Tujuan mereka sama, ingin melihat nama mereka tertera dikelas mana. Karena pengumuman kelas memang dipasang dimading. Ia berdesakan dengan murid lainnya. Menyelipkan tubuh kurusnya hingga berada tepat didepan mading. Ia mulai menunjuk dengan jarinya, kertas pengumuman dari kelas X-1 dan tersenyum tipis saat melihat nama salah satu sahabatnya tertera di absen ke 10. Lala Shabila. Lalu ia mulai memperhatikan lagi hingga telunjuknya berhenti tepat diabsen ke 15. Putri Olivia W. Ia mengucap syukur didalam hati. Kemudian gerombolan dimading yang semula berisik menjadi hening membuat Oliv heran lalu membalikkan badannya. Ternyata mereka hening karena sedang memberi jalan untuk para senior yang terkenal dengan kenakalannya. Oliv heran, orang seperti mereka buat apa disegani sampai segitunya? Yang lain mundur layaknya mempersilahkan pangeran lewat. Berbeda dengan Oliv yang melipat kedua tangannya lalu menatap dingin ke senior yang berjalan paling depan. Merasa tidak dihormati, cowok itu melangkah dan berhenti tepat didepan Oliv. "Lo siapa berani ngehalangin jalan gue?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines