Story cover for Tama Jayakusuma by alifjj_
Tama Jayakusuma
  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Aug 21, 2018
Kehidupan "Tama Jayakusuma" sangatlah menyedihkan. Pada saat umurnya 5 tahun mendiang ayah tercintanya meninggalkan dirinya,ibu dan adiknya untuk selamanya. 

Tama tumbuh menjadi anak yang tegar dan kuat menghadapi cobaan,dia lebih suka menderita sendiri ketimbang bercerita dan membagi derita yang dialaminya dengan teman temannya. Hingga akhirnya ibu tama memilih untuk menikah lagi dan tentu bertolak belakang dengan keingin tama,sejak saat itu dia tidak pernah merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya.

Banyak derita yang harus ia hadapi tak hanya didunia nyata,tama juga mendapat gangguan - gangguan dari 'mereka' dari yang ingin meminta tolong,bercerita,sampai yang hanya menakut nakuti saja. Banyak cara yang dilakukan tama untuk menghindar dari 'mereka' hingga pada suatu titik dia bertekad untuk mengusir 'mereka' dari kehidupannya.

'Aku tak pernah merasa bahagia setelah kepergian ayahku. Aku pernah memiliki seorang sahabat yang memang bisa mengerti aku,tapi pada suatu saat dia pergi meninggalkanku. Dan aku semakin merasa hidup ini sudah tak berguna'
All Rights Reserved
Sign up to add Tama Jayakusuma to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Is It Home ?  by unchangedword
82 parts Complete
[SUDAH DIBUKUKAN, GET ON SHOPEE Choko Publisher "Kenapa yah? Karena abang anak pertama ya?", -- "Emang pernah kalian nganggep aku ada?" ___________________________________________ "Dia bukan papa lo, lo harusnya tau diri",-- "Emang ga seharusnya gue disini, kehadiran gue cuma ngrusak kebahagiaan dia. Gue pamit",-- ___________________________________________ "Lo bisa ga sih gausah aneh-aneh, lo yang bertingkah, tapi gue yang selalu kena imbasnya. Lo sih enak jadi bungsu, mama papa juga gabakal marah ke lo" "Siapa bilang ? Gue juga pengin pergi bebas kaya lo bang, gue cape terus-terusan belajar, gue juga pengin bebas kaya lo" "Gue bukan dibebasin, tapi gue di usir. Itu juga gara-gara lo, bungsu", ___________________________________________ Ia tahu dan sadar dengan posisinya. Ia lahir sebagai seorang sulung yang dipaksa untuk terus melebarkan bahunya, yang harus selalu kuat mentalnya, yang punggungnya harus selalu siap untuk dijadikan sandaran bagi saudara-saudaranya, juga harus selalu siap memikul harapan orang tuanya. Tapi ia juga manusia, ada masanya ia lelah dan perlu sandaran seperti yang biasa ia lakukan. Ada kalanya ia merasa ingin menyerah dan lari dari semua masalah yang mendera. Bungsu, orang selalu bilang menjadi seorang bungsu adalah suatu keberuntungan, dimana bungsu biasanya selalu diutamakan dan identik dengan julukan "anak kesayangan" Tinggalkan soal bungsu dan sulung, bagaimana dengan anak tengah? Apakah nasibnya sama buruknya dengan si sulung atau bahkan lebih baik dari pada si bungsu? Masih tentang semesta dan kejutannya, entah skenario apa yang semesta buat kali ini, yang pasti adalah satu hal. Tak semua yang kamu lihat sesuai dengan apa yang terjadi sebenarnya. Menjadi bungsu tak selamanya indah, begitupun dengan menjadi sulung.
Bagian tak berjudul 1 by Naditaputri422
12 parts Complete
Perkenalkan Zefanya namanya. Perempuan yang mempunyai masa kecil paling buruk, perempuan yang tidak tau gimana caranya mengontrol diri, perempuan yang paling sok berkuasa di muka bumi ini, perempuan yang gigih dengan pilihan nya namun terkadang juga salah dalam memilih, perempuan yang selalu cepat dalam mengambil keputusan, perempuan yang tidak memikirkan perasaan orang lain, perempuan yang egois, perempuan yang gak memikirkan kedepannya bakal gimana, perempuan yang tumbuh dari pola asuh yang menuntut segalanya harus terjadi secara cepat dan ternyata di satu momen ia menemukan hal yang selama ini ternyata adalah ketakutan terbesarnya dalam hidup atau mungkin juga makhluk2 yang ada dibumi ini yaitu kesepian, dan perempuan paling rendah yang hampir nge bunuh teman nya sendiri. Inilah dia, ketika tumbuh besar dia menyadari bahwa hal terbesar yang dia takuti adalah tidak sabaran. Perempuan yang berisik sama isi kepala nya sendiri dan perempuan yang tidak menyadari bagaimana selama ini ia tumbuh dan berproses yang dimana itu adalah proses pertumbuhan yang sangat negatif dan buruk. Selama ini Ibunya menyangka anak itu hidupnya damai dan tentram tidak punya masalah sekalipun tidak pernah meminta hal yang macam-macam seperti anak-anak yang lain, tapi suatu ketika ia menjelah di dunia nya yang baru yang mana tempat itu merupakan tempatnya untuk melarikan diri ada banyak hal yang terkuak yang selama ini ibunya tidak pernah tau. Apakah ketakutannya hanya delusi? atau nyata dan malah menjadikannya pribadi yang sadar bagaimana selama ini ia menjalani hidup? Penasaran dengan ceritanya let's get read. Instagram account @tidakbaikbaiksajaa
You may also like
Slide 1 of 10
Is It Home ?  cover
Constellations From The Room cover
Langit Kelabu Milik Ara cover
Bagian tak berjudul 1 cover
Hilang cover
Seana or Seano cover
I WISH I COULD HEAR || SungJake cover
Tentang Ki-Ta cover
HE'S DIFFERENT FROM THE OTHER || SUNGJAKE (END)  cover
PENGALAMAN KU, KISAH DIA cover

Is It Home ?

82 parts Complete

[SUDAH DIBUKUKAN, GET ON SHOPEE Choko Publisher "Kenapa yah? Karena abang anak pertama ya?", -- "Emang pernah kalian nganggep aku ada?" ___________________________________________ "Dia bukan papa lo, lo harusnya tau diri",-- "Emang ga seharusnya gue disini, kehadiran gue cuma ngrusak kebahagiaan dia. Gue pamit",-- ___________________________________________ "Lo bisa ga sih gausah aneh-aneh, lo yang bertingkah, tapi gue yang selalu kena imbasnya. Lo sih enak jadi bungsu, mama papa juga gabakal marah ke lo" "Siapa bilang ? Gue juga pengin pergi bebas kaya lo bang, gue cape terus-terusan belajar, gue juga pengin bebas kaya lo" "Gue bukan dibebasin, tapi gue di usir. Itu juga gara-gara lo, bungsu", ___________________________________________ Ia tahu dan sadar dengan posisinya. Ia lahir sebagai seorang sulung yang dipaksa untuk terus melebarkan bahunya, yang harus selalu kuat mentalnya, yang punggungnya harus selalu siap untuk dijadikan sandaran bagi saudara-saudaranya, juga harus selalu siap memikul harapan orang tuanya. Tapi ia juga manusia, ada masanya ia lelah dan perlu sandaran seperti yang biasa ia lakukan. Ada kalanya ia merasa ingin menyerah dan lari dari semua masalah yang mendera. Bungsu, orang selalu bilang menjadi seorang bungsu adalah suatu keberuntungan, dimana bungsu biasanya selalu diutamakan dan identik dengan julukan "anak kesayangan" Tinggalkan soal bungsu dan sulung, bagaimana dengan anak tengah? Apakah nasibnya sama buruknya dengan si sulung atau bahkan lebih baik dari pada si bungsu? Masih tentang semesta dan kejutannya, entah skenario apa yang semesta buat kali ini, yang pasti adalah satu hal. Tak semua yang kamu lihat sesuai dengan apa yang terjadi sebenarnya. Menjadi bungsu tak selamanya indah, begitupun dengan menjadi sulung.