TETANGGA KAMVRET

TETANGGA KAMVRET

  • WpView
    Reads 95
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Aug 21, 2018
Abhisekh Prem Mehra pria tampan namun selalu jahil pada satu gadis yaitu Pragya yang tak lain adalah anak tetangga nya sendiri sekaligus teman kelas nya. Pria ini memiliki sifat lucu dan baik . Pragya Arora gadis manis namun memiliki jiwa laki² *alias tomboy coyy* dia anak tunggal dari keluarga Arora kerja nya molor maen game dan menjahili putra dari keluarga Mehra siapa lagi jika bukan Abhi yang merupakan tetangga nya sendiri. Kedua anak manusia ini jika bertemu pasti akan menghasil kan keributan dimana pun mereka berada. Akan kah pertengkaran mereka menghasil kan benih² bunga ee... maksud nya benih2 cinta dia antara mereka berdua? 😅
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Emotion Growth A Love
  • Softer than Summer Night
  • Markxelio
  • Married With Presma
  • Pregnant with Rebel Prince
  • Andrea & Mahara ✔
  • AURIGA
  • Tetangga kok Demen
  • Anak Kembar sang Presdir [END]
  • Yakin Cuma Sahabat (FreSha)

SMA Negeri 26 Jakarta, tempat di mana segala macam tipe siswa berkumpul. Ada yang ambisius, ada yang pemalas, ada yang serius, ada juga yang kelewat santai. Di antara mereka, ada dua orang yang bisa dibilang paling sering bikin suasana kelas jadi ramai -Alvian dan Lily. Alvian, si cowok tengil yang menjalani hidup dengan santai, Hidup buat dinikmati, bukan dipikirin terlalu ribet. Tapi masalahnya, di dalam kelas yang sama, ada Lily -gadis cerewet yang nggak bisa lihat sesuatu nggak beres. PR harus dikerjain, aturan harus dipatuhi, dan yang yang bikin gregetan. Lily selalu mengkoreksi hal hal yang menurutnya salah. Sementara buat Alvian, Lily nggak lebih dari alarm berjalan yang nggak bisa dimatiin. Setiap hari, kelas jadi arena pertarungan kecil antara dua kepribadian yang bertolak belakang ini. Tapi, apa benar mereka cuma sebatas musuh debat sehari-hari? Atau justru ada sesuatu yang lain di antara mereka yang belum mereka sadari?

More details
WpActionLinkContent Guidelines