JEJAK LUKA

JEJAK LUKA

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 22, 2018
"Menjadi pernah hingga akhirnya tetap punah. " -Wira Nagara. Kutipan yang mungkin pas untuk menggambarkan seorang Dadang Solehun. Pemuda dengan janggot yang lebih mirip dengan bulu jagung itu pernah bahagia dengan seseorang, sebut saja namanya Bunga. Eh ... Kok kayak penjual bakso borax ya. Heee (ketawa aja coeg, kasian ini udah berusaha banget.) Bukan, bukan Bunga. Namanya Tami gadis manis dengan lesung di pipinya itu adalah satu-satunya mahluk Tuhan paling seksi yang mampu membulak balikan Dadang Solehun. Iya, layaknya roti bakar, Tami membulak-balikan Dadang, kadang diatas, kadang terlekak lebih bawah dari yang paling bawah. Bayangin sendiri aja dah, dimana letaknya. Kadang bahagia, kadang bahagia lagi, tapi bohong. Terlebih dari itu Dadang adalah makhuk yang lebih sering terluka oleh gadis yang lebih hobinya memakai sorban merah sebagai kerudungnya itu. Penasaran gak? Harus penasaran dong coy .... Gak baca gw bacok. Haahaha (ketawa jahat)
All Rights Reserved
#5
bukanpenulis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Abah Dosen [COMPLETED] | TAMAT
  • When Petal Bloom
  • ALVANSA [Completed]
  • Sebuah Rasa
  • Surat terakhir dari mama
  • Lunetta De. Fiorella: Teman Khayalan [Revisi]
  • Aksara Lingga
  • [BUKAN] Couple Goals 2
  • Vericha Aflyn ✔️

(Sudah tamat, kayak hubungan lu ama dia v:) Coba buka ratingnya! BUKA JUGA NOVEL AKU YANG BARU DI AKUNKU ^3^ SINOPSIS : Gue, tidak pernah mengalami cinta monyet. Karena gue tahu, gue masih berstatus MANUSIA. Tapi kalau cinta manusia, ya, gue juga tidak pernah mengalami atau tahu artinya apa. Bahkan mungkin, gue tidak pernah berpikiran untuk menjalaninya. Karena kalau udah jalan, lari, entar balap karung. Tapi, pertanyaan 'kapan punya pacar' itu, terus menampar gue setiap saat. Karenanya, wajah mengenaskan bekas tamparan gue ini, langsung menarik perhatian satu manusia di tempat gue melanjutkan studi. Seorang pria datang tanpa Assalamualaikum ke dalam hidup gue. Alhasil, gue yang tidak menjawabnya dengan Waalaikumsalam itu, harus kebingungan. Dia berhasil mengubah hidup gue seolah sebuah tompel yang menempel pada wajah. Dia berhasil membuat pikiran gue kalut, karena hanya dia yang tahu kalau gue jomlo akut. Dan dia yang berhasil membuat gue mulai mencari tahu arti cinta, karena pikiran gue terus dipenuhi oleh satu kata. Apalagi kalau bukan, namanya. PERHATIAN : Selain saya butuh perhatian, bila ada persamaan tokoh, watak, alur, dan latar cerita itu bukan unsur kesengajaan. Novel ini asli pemikiran saya. Jika ada kesamaan dengan novel ini, itu bukan plagiatisme. Mungkin, kita jodoh atau besan yang tertunda. Plagiat tidak diperbolehkan, otak kita berbeda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines