Do I Deserve You?

Do I Deserve You?

  • WpView
    Membaca 423
  • WpVote
    Vote 87
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Mar 25, 2019
"Biar sang kota hujan menjadi saksi betapa bahagianya aku di sini, meski banyak air langit yang tengah melepas rindu pada bumi," ucap pria gugup itu nyaris tak terdengar. "Mungkin, maksud kamu itu kita, betapa bahagianya kita." Wanita yang tengah asyik menangkap air hujan menjawab. Mereka bermanja meneduh di bawah atap ruko yang sudah tutup. Bulan sedikit malu, sembunyi ia di balik awan hitam bersama malam. Sinar remang lampu jalan senantiasa menjadi pihak ketiga. Rintik air seakan memberi tahu, mereka berdua memang sudah sepantasnya bersama. Bising teriak katak seakan memberi tahu, apapun yang sang pria gugup rasakan, wanita itu juga merasa. Pula sinar bulan yang ragu seakan bertanya, apa yang membuat mereka tidak segera bersama atas nama cinta?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#98
rich
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Langit Tak Bertemu Bumi
  • Rainy Blue
  • Bila Hujan Tengah Hari (COMPLETED)
  • MY PRECIOUS EMPLOYEE [COMPLETED] ✔️
  • Kita yang tak bisa bersama
  • The Fault
  • Rainy Rain
  • Hy Enemy! I MISS YOU. [LENGKAP]
  • Preman Sekolah Jatuh Cinta (PINDAH KE DREAME)
  • SIMALAKAMA💋

Di tengah keramaian kota yang sibuk, ada sepasang kekasih yang berjuang melewati segala rintangan yang menghadang hubungan mereka. Mereka telah melalui banyak kesulitan dan cobaan, namun selalu ada harapan yang menyinari jalan mereka, meskipun kebahagiaan terasa tertunda. Pemandangan di gambar ini menggambarkan momen saat mereka berdua berdiri di tengah hujan, saling menatap dengan penuh kasih. Wanita yang memakai gaun putih, memegang tangan pria dengan lembut, sementara pria itu memandangnya dengan penuh perhatian dan rasa syukur. Meskipun langit tampak mendung dan hujan turun perlahan, di antara mereka berdua tetap ada kehangatan yang tak tergoyahkan. Di belakang mereka, terdapat pemandangan kota yang sibuk dengan lampu-lampu yang bersinar samar di kejauhan, seolah menggambarkan dunia yang terus bergerak cepat, namun mereka berdua hanya saling memandang, seperti waktu berhenti untuk mereka. Dalam keheningan itu, mereka menyadari bahwa meskipun kebahagiaan datang terlambat, cinta yang mereka miliki telah menguatkan mereka untuk terus bertahan. Cerita ini mengisahkan perjalanan cinta yang penuh liku, di mana perjuangan untuk menjaga perasaan dan kepercayaan satu sama lain tak selalu mudah. Namun, meskipun harus menunggu lebih lama untuk kebahagiaan yang sempurna, mereka akhirnya menyadari bahwa kebahagiaan itu sudah ada di depan mata mereka, hanya saja membutuhkan waktu untuk menemukan jalan yang tepat. Ini adalah kisah tentang kesabaran, kepercayaan, dan kekuatan cinta yang tak terbatas, di mana kebahagiaan yang tertunda akhirnya datang dengan cara yang lebih indah daripada yang mereka bayangkan. Bab 46

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan