TAKEN #2

TAKEN #2

  • WpView
    Reads 1,471
  • WpVote
    Votes 79
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 26, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
DIANJURKAN UNTUK MEMBACA TAKEN#1. KARENA CERITA NYA NYAMBUNG BANGET, BIAR KALIAN GAK BINGUNG PAS BACA NYA :) (SEBAGIAN PART DI PRIVATE. HARAP FOLLOW JIKA INGIN MEMBACA) "Katanya waktu adalah cara terampuh untuk menyembuhkan luka. Katanya juga waktu bisa melupakan rasa sakit yang teramat." Untuk dua hal itu, aku tidak percaya. Karena selama apapun waktu yang aku lewati, luka dan sakit itu masih ada. "Tapi katanya juga waktu bisa melupakan rasa di hati." Kalau yang itu aku rasa benar. Karena pergi darinya aku sadar, bahwa hubungan yang selalu di rundung masalah. Kadang bukan karena kita adalah jodoh dengannya, namun memang mungkin kita seharusnya tidak bersama dengannya. Seperti aku dan kamu. Yang memang tidak seharusnya saling memiliki. Hingga tak tau kapan, rasa itu mulai hilang bersama lamanya waktu yang aku lewati.
All Rights Reserved
#45
baron
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semua Tentang Kita (STK) ✔️
  • ALVIVA (END)
  • CLOSER
  • I'm not Antagonis (TAMAT dan SUDAH TERBIT)
  • You Are My Medicine [END]
  • Echoes Of Goodbye (END)
  • ʟᴏᴠᴇ ɪɴ ꜱɪʟᴇɴᴄᴇ
  • REZANGGA
  • ANANTA [COMPLETED]
  • Long Distance Relationship(LDR)!

(DILARANG MELAKUKAN COPY DALAM BENTUK APAPUN TANPA IZIN) SELESAI -78 CHAPTER. Kalian tahu apa yang paling menyakitkan dari sebuah perpisahan? Mengenang. Yah, proses mengenang adalah hal terburuk yang pernah ada. Karena mengenang selalu menyeret kita untuk berjalan mundur. Perpisahan hanya 'kan meninggalkan kenangan yang membuat kita sulit lupa karenanya. Mengisahkan seberapa berisiknya mereka hanya dengan bertatap muka, seberapa kerasnya tawa, seberapa hebatnya tangis di antara mereka menghadapi betapa kejamnya takdir mempermainkan hidup. Seperti itulah kenangan. Bahkan, waktu pun takkan mampu untuk menghapus jejak yang telah kita gores bersama. Kenangan yang selalu membuat aku rindu. Kenangan yang selalu membuat aku mengatakan aku mengingatmu. Yah, kenangan itu adalah kalian. "Kalian itu alasan gua memahami definisi sayang tanpa rupa, keluarga tanpa darah." -Indri Raysilia Januar. Kritik dan Saran dipersilahkan. Karya : Indah_zrd Cover by : @indrindi13 /InArt

More details
WpActionLinkContent Guidelines