Memory

Memory

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 7, 2018
Die memandang tangan Galih dengan kening yang berkerut. "Gak mau maafin gua?" Tanya Galih memastikan. Lalu menarik kembali uluran tangannya. "Iya gue maafin. Gue juga minta maaf," ucap Die. Galih tersenyum. Die membalas senyumannya. "Lu cantik juga kalo diliat dari deket," ---- Ini adalah kisah cinta yang dialami oleh remaja tanggung bernama Claudya Cantya Sekarwangi. Gadis manja itu terjebak dalam lika-liku percintaan remaja. Terjebak dalam perasaan cinta mendalam yang hanya bisa dipendam.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PESAN UNTUK RAYAN
  • The Way Home
  • DIANA IS MINE (COMPLETED)✔
  • Rhythm in Our Hearts
  • K
  • BLOOMING [END]
  • Arlitta (Completed)
  • Summer Triangle  (Revisi)
  • LOSER'S HAPPINESS (END)

[FOLLOW SEBELUM BACA] Ini kisah perjalanan seorang gadis SMA yang berusaha melupakan luka hatinya di masa lalu, Ara. Lengkapnya Lunara Thalia Al-Hanan. Seorang remaja yang memiliki paras cantik, berpostur badan tinggi dengan sedikit gaya tomboinya yang terkadang membuatnya begitu judes dengan laki-laki. Hingga akhirnya, Ara bertemu dengan Rayan. Cowok berwajah tampan dengan bulu mata lentiknya yang nyaris membuat semua cewek merasa terhipnotis olehnya. Bertolak belakang dengan ketampanannya, Rayan memiliki hati yang sangat dingin serta keras kepala seakan otaknya telah berubah menjadi batu. "Gue tanya sama lo! emang gue salah suka sama lo? apa selama ini gue bikin hidup lo berantakan karena gue?" tanya Ara terlihat menahan air matanya. "Lo sadar ga? kalo kelakuan lo di hadapan gue selama ini, itu MURAHAN! Bahkan lebih murah daripada harga diri seorang PELACUR!" Teriak Rayan sambil menunjuk Ara dengan jari telunjuknya. Air mata gadis yang tengah direndahkan itu seketika membuncah, membanjiri kedua pipinya. Semua siswa yang hadir di sana tercengang menyaksikan hinaan Rayan yang seakan tidak ada hati dalam dadanya. ⚠️NO PLAGIAT! MENCURI KARYA ORANG LAIN SAMA SAJA MELAKUKAN PERBUATAN KRIMINAL❗❗❗⚠️ [YUK KREATIF DENGAN KARYA SENDIRI]

More details
WpActionLinkContent Guidelines