Layar Terkembang Sekali Lagi

Layar Terkembang Sekali Lagi

  • WpView
    Reads 227
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Fri, Apr 2, 2021
Sebuah Fanfiksi dari Layar Terkembang karya Sutan Takdir Alisjahbana Disclaimer: Hak cipta Layar Terkembang milik ST Alisjahbana, dan tidak ada keuntungan materi yang diambil dari tulisan ini. Pertemuan Mariana dan Astuti dengan Yusuf Perdana membuat hidup mereka tidak lagi sama seperti sebelumnya.
Creative Commons (CC) Attribution
#937
masadepan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MISTERI PETUALANGAN DALAM LABIRIN ILUSI
  • BRUISES [SELESAI]✔
  • Another [END]
  • INTUISI || ft. Tokuno Yushi
  • Coffe Shop
  • Behind The Truth [COMPLETED]
  • THE HEART (The Perfect Feeling) [COMPLETE]
  • ALZENA (THE GATE UNDER THE WATER)
  • (Book 1) Gadis Yang Terlempar Ke Bhumi Javacekwara (END)

Pernahkah Anda merasa hidup di tengah pesta topeng yang tak berkesudahan, di mana tawa bisa tiba-tiba menjelma menjadi tangis pilu, dan kemewahan menyembunyikan kemunafikan yang menggerogoti nurani? Selamat datang di dunia yang dipenuhi "Warna-warni Kepalsuan," sebuah labirin realitas yang absurd, disaksikan melalui mata seorang tokoh yang terperangkap di dalamnya. Bayangkan seorang komedian melontarkan lelucon getir yang justru mengalirkan air mata, seorang pengemis lusuh memanggul kekayaan yang kontras dengan penampilannya, dan para penguasa negeri berdebat tentang kemiskinan dari balik dinding hotel bintang lima yang gemerlap. Inilah ironi yang menjadi santapan sehari-hari di labirin ini. Namun, kepalsuan tak hanya meracuni panggung sosial. Bahkan cinta yang seharusnya suci pun ikut terdistorsi, bertransformasi menjadi tragedi prematur akibat idealisme yang membutakan dan nafsu yang membutakan. Di tengah pusaran kejanggalan ini, tokoh utama kita merasakan mual yang kian mencekik, sebuah reaksi naluriah terhadap kepura-puraan yang merajalela. Terjebak dalam labirin tanpa ujung, satu pertanyaan terus menghantuinya: di manakah gerbang menuju keaslian di tengah gemerlap kepalsuan ini? Bersiaplah untuk menyelami sebuah narasi yang akan mengusik keyakinan Anda tentang realitas, mempertanyakan setiap senyum dan air mata yang Anda lihat, dan membawa Anda dalam pencarian kebenaran yang tersembunyi di balik indahnya kebohongan. Apakah tokoh kita akan berhasil menembus "warna-warni kepalsuan" yang mengitarinya, ataukah ia akan selamanya menjadi bagian dari sandiwara tanpa akhir ini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines