Dandelion

Dandelion

  • WpView
    Reads 126
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 20, 2019
Ketika raja takdir mempertemukan kita lewat perantara tuan waktu dalam sekelumit skenario. Hari demi hari, akhirnya kulalui bersamamu. Meniti tiap masa pada kecepatan waktu yang berbeda. Saling berbagi cerita denganmu, itu adalah kesenangan terindah yang pernah kurasakan. Pernah terbesit dalam pikiranku, mungkin kau sosok yang diciptakan untukku. Namun, sejauh apa yang harus kita tempuh pada akhirnya? Kasih, sungguh aku tak menjamin garis senyum tawamu itu akan tetap lekang jika bersamaku. Tapi, tenang saja... Izinkan aku menjadi sandaranmu di muka bumi ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Opacarophile" (Bagian 1)
  • Astara
  • Alleina (End)
  • CAHAYA DI BALIK LUKA [END]
  • Semu [Completed]
  • A Letter to Myself
  • Paradise
  • Edelweis
  • My Sweet Boyfriend (PCY) END
  • IMAGINED [Selesai]

Jika suatu saat kalimat ini boleh Bagas utarakan pada Aira. Dia hanya ingin bicara; "Seperti senja pada langit, terimakasih sudah menciptakan kamu yang hadir dikehidupanku." "Apakah kesempatan untuk bersamamu masih ada?" "Masihkah Tuhan memberikan waktu tambah untuk kita kembali bersama?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines