Judul Standar - Tulis Judul Kamu Sendiri

Judul Standar - Tulis Judul Kamu Sendiri

  • WpView
    Membaca 69
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadDewasaLengkap Sen, Mar 18, 2019
WpInfo
Fiksi
Romansa
Kisah dimana seseorang yang hanya mencintai sendiri namun perlahan tapi pasti, cintanya terbalaskan.tetapi, setelah terbalaskan apakah mereka masih sanggup bertahan? Atau, apakah perasaan mereka tetap sama? Atau hanya permainan yang dimainkan oleh DIA? Atau Keluarga? Sahabat? Trust me, this Is a big and long story' about love, family, and friends P.s:di cerita ini author jamin perasaan kalian akan campur aduk dan banyak video video dance bagi yang suka dance jadi jangan lupa dibaca guyss
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ALVANSA [Completed]
  • Cinta setelah Cinta
  • So Long, Fairytale Love
  • Terpendam
  • Vericha Aflyn ✔️
  • K I N G [Completed]
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • Narasi patah hati

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan